• News

  • Nasional

Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Vaksin Palsu ke Kejagung

Ilustrasi - vaksin palsu (bandung.merdeka.com)
Ilustrasi - vaksin palsu (bandung.merdeka.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Setelah sebelumnya sempat dikembalikan, berkas perkara vaksin palsu kembali diserahkan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri ke Kejaksaan Agung.

"Berkas sudah kita kembalikan. (Pelimpahan berkas) pertama kita sudah limpahkan dan dikoreksi. Ada petunjuk (yang harus dilengkapi), kita serahkan kembali dua minggu lalu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Agus Riyanto, Selasa (20/9/2016).

Meski demikian, dirinya belum mau membeberkan alasan pengembalian berkas perkara para tersangka kasus vaksin palsu tersebut oleh pihak kejaksaan. "Nanti saya telusuri lebih lanjut kalau sudah ada pemberitahuan," ujarnya.

Sebelumnya, saat pelimpahan berkas ke kejaksaan, Bareskrim membagi menjadi empat berkas berdasarkan jaringan produsen hingga pengguna vaksin palsu.

Empat berkas itu merupakan berkas 25 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, mulai dari produsen, distributor, pengumpul botol, pencetak label vaksin, bidan, hingga dokter.

Sementara itu, Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Agung Setya mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejagung mengenai kasus vaksin palsu.

"Berkas perkara sudah di Kejagung dan pihak kejaksaan sangat menaruh perhatian dengan kasus ini. Koordinasi dan diskusi terus dilakukan dengan para penyidik," kata Agung.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi