• News

  • Nasional

Gerah Banyak Jaksa Nakal, Jaksa Agung Terjunkan Intel

Gedung Kejagung (solopos.com)
Gedung Kejagung (solopos.com)

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Geram dengan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oknum jaksa yang menyalahgunakan wewenang, Jaksa Agung H Prasetyo menerjunkan jajaran Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja jaksa.

"Selama ini sudah seperti itu (pengetatan pengawasan), bahkan kita sudah turunkan intelijen untuk mengawasi jaksa," kata Prasetyo saat ditemui Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Jadi, kata Prasetyo, ketika ada informasi oknum jaksa yang melakukan dugaan penyimpangan dari tugas dan fungsinya, maka jajaran Jamintel akan langsung melakukan penelusuran jika

"Kalau ada informasi-informasi yang arahnya ada tindakan penyimpangan, tapi kan belum tentu informasi penyimpangan semuanya benar," tegasnya.

Menurutnya, informasi atau tuduhan adanya jaksa yang menyimpang juga bisa dijadikan alat oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menjatuhkan citra korps Adhyaksa.

"Boleh jadi itu tadi isu-isu dilontarkan seperti yang kemarin dilontarkan (TPF Polri) bahwa ada isu jaksa tukar kepala (terpidana), itu tidak terbukti semuanya," tutupnya.

Diketahui, ‎kasus dugaan suap yang dilakukan oknum jaksa terus muncul ke publik. Seperti kasus yang diungkap KPK banyak melibatkan jaksa nakal yang akhirnya KPK fokus membidik para jaksa nakal diberbagai daerah termasuk DKI Jakarta, pasalnya kasus dugaan suap dengan tersangka oknum jaksa terus terjadi.

Terkahir KPK menetapkan jaksa Kejati Sumbar Fahrizal sebagai tersangka kasus dugaan suap Rp365 juta terkait pengaturan persidangan kasus peredaran gula tanpa label SNI.

Selain itu, KPK juga sempat melakukan operasi tangkap tangan terhadap Marudut saat ingin melakukan suap ke Kajati DKI Sudung Situmorang dan Aspidus Tomo Sitepu terkait penyelidikan korupsi PT Brantas Abipraya. Sudung dan Tomo kerap dijadikan saksi dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta.

Tak hanya itu, beberapa waktu lalu KPK juga menangkap tangan jaksa Kejati Jawa B‎arat Deviyanti Rohaini dan jaksa Kejati Jawa Tengah Fahri Nurmalo. Keduanya ditangkap terkait dugaan suap dalam perkara BPJS Subang Jawa Barat.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi