• News

  • Nasional

Presiden Minta Kepala Daerah Rangkul Lawan Politik

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Jokowi minta para kepala daerah dan wakil kepala daerah merangkul lawan-lawan politiknya dalam pilkada.

"Bertarung itu lima tahun sekali, jangan bertarung terus, nanti rakyat dapat apa. Jangan juga lawan politik dimutasikan atau dibuang," kata Presiden dalam acara yang dihadiri Wapres M Jusuf Kalla itu.

Presiden menyatakan hal itu dalam Rapat Kerja Pemerintah Tahun 2016 dengan gubernur seluruh Indonesia serta wakil gubernur, bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali wota hasil pemilihan kepala daerah serentak.

Presiden Jokowi meminta kepala daerah dan wakil kepala daerah tetap "mesra" hingga akhir masa jabatan.

"Saya minta agar pimpinan daerah jadi satu kesatuan, jangan awal mesra, nanti di pertengahan berantem, jangan terjadi," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Presiden mengatakan kerja pemimpin daerah termasuk yang baru hasil Pilkada Serentak 2015 ditunggu oleh rakyat yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.

Dalam kesempatan itu Presiden juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan inflasi di daerah memengaruhi kondisi nasional.

"Realisasi APBD akan mendorong ekonomi daerah, jangan pakai pola lama, kendalikan kepala dinas agar awal tahun anggaran sudah keluar sehingga Februari mulia dikerjakan," katanya.

Ia meminta agar pejabat daerah menghindari realisasi anggaran pada pertengahan tahun bahkan pada September dan Oktober.

"Jangan yang lama diteruskan, September, Oktober pas hujan datang malah membangun. Kenapa tidak mulai Maret. Jangan terkena arus birokrasi kita," kata Jokowi.

Presiden juga meminta para kepala daerah menjaga laju inflasi di daerah.

"Cek terus harga bahan pokok seperti beras, cabai, jagung dan lainnya di agen dan distributor, tiap daerah harus ada TPID (Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah)," kata Jokowi.

Editor : Hila Japi
Sumber : Antaranews