• News

  • Nasional

Melalui Surat Wasiat, Tersangka Teroris DYN Minta Suami Teruskan Perjuangannya

Surat yang diyakini sebagai surat wasiat yang ditulis DNY untuk dikirim kepada orang tuanya. (Polisi)
Surat yang diyakini sebagai surat wasiat yang ditulis DNY untuk dikirim kepada orang tuanya. (Polisi)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polisi memiliki alat bukti yang cukup kuat bahwa salah satu terduga teroris yang ditangkap Sabtu (10/12/2016) kemarin berniat melakukan aksi serangan bunuh diri.

Kabag Mitra Biro Penmas Mabes Polri, Kombes Awi Setiyono mengatakan Minggu (11/12/2016) terduga yang diidentifikasi sebagai Dian Yulia Novi ( DYN) ternyata meninggalkan surat wasiat. Dalam surat wasiat yang ditulis menggunakan tinta biru itu berisikan curhatan hati DYN kepada suaminya.

Dalam surat tersebut tersangka juga meminta kepada suaminya untuk melanjutkan perjuangannya.

Namun sebelum melakukan aksi sebagai pengantin atau show, DYN dan tiga anggota teroris lainnya ditangkap tim Densus 88 Anti Teror. Rencananya aksi bom bunuh diri akan diledakkan di Istana Negara pada Minggu (11/12/2016) pagi tadi.

Berikut isi surat wasiat DYN yang sempat disita petugas kepolisian,

"Puji syukur Allah Ta'alla telah memperjodohkan kita walau hanya sekejap. Mungkin tak banyak kenangan di antara kita. Namun alhamdulillah sudah lebih dari cukup bagiku merasakan indahnya sebagai istri walau kusadar saya masih jauh dari predikat istri sholehah."

"... saya selama menjadi istri Aa mempunyai banyak salah dan dari segala sikapku yang kurang berkenan di hari antum saya berharap Aa dapat mengikhlaskan dan meridhoi kepergianku. Karena kusadar ridho dan keikhlasan Aa sebagai suami sangat penting untukku."

"Doakan saya juga supaya daganganku diterima di sisiNya dan mendapatkan nikmat syahid ... amin allohumma aamiin ..."

"Dan seiringnya waktu alhamdulillah cinta itu tumbuh dan semoga abadi sampai jannah-Nya ."

"... Ya mujahidku, teruskanlah perjuangan Dian ini dan jangan berbelok arah naudzubillah. Buatlah Allah Ta'alla tersenyum dengan jalan kita meski banyak rintangan yang akan dihadapi... sunatullah."

"Sudah dulu ya .. insya Allah kita sambung kembali dan berkumpul di tempat yang lebih indah. Wassalam ..."

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi