• News

  • Nasional

Gerindra Siapkan Pengganti Muhammad Sanusi

Muhammad Sanusi yang mengundurkan diri dari Gerindra dan DPRD DKI Jakarta
jakartasatu.co
Muhammad Sanusi yang mengundurkan diri dari Gerindra dan DPRD DKI Jakarta

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Partai Gerindra DKI Jakarta tengah menyiapkan kader untuk menggatikan Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi yang mengundurkan diri. Ia mengundurkan diri dari partai dan DPRD DKI setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan oleh tim KPK, Kamis (31/4/2016) di Cawang, Jakarta Timur.

Menurut Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Prabowo Soenirman, kader Partai yang berhak menggantikan Sanusi adalah kader dengan prolehan suara terbanyak setelah Sanusi pada Pemilu Legislatif lalu. Peraturan itu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
"Yang berhak yang memperoleh suara terbanyak peringkat dua, tiga, dan seterusnya. Aturan mainnya memang gitu," kata Prabowo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/4/2016).
 
Dikatakan, kader yang memperoleh suara terbanyak kedua setelah Sanusi adalah Syarif. Namun Prabowo mengatakan, Syarif tidak bisa menjadi pengganti karena ia menjabat sebagai anggota Dewan di DKI Jakarta, ujarnya.
 
Lanjut Prabowo, di urutan ketiga ada Dwi Ratna. Ratna kemungkinan akan menggantikan Sanusi. "Kemungkinan Dwi Ratna karena perolehan suara itu. Tapi kami belum bahas lagi dengan fraksi," pungkasnya.
 
Dijelaskan, dalam satu minggu ke depan nama pengganti Sanusi akan muncul. Setelah itu, nama kader yang terpilih akan diusulkan ke KPU DKI Jakarta untuk mendapatkan SK Kemendagri. "Kita lihat dulu administrasinya. Apakah yang bersangkutan masih jadi kader Gerindra atau bukan," kata Prabowo.
 
Seperti diberitakan, KPK menangkap Sanusi bersama Personal Assistant PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro dan Presiden Direktur PT APL Ariesman Widjaja di Jakarta Timur, Kamis (31/3/2016) saat melakukan transaksi terkait reperda pantai utara Jakarta..
 
Dalam persitiwa itu lembaga antikorupsi mengamankan uang sebesar Rp1,140 miliar yang diduga merupakan suap untuk Sanusi. Politikus Gerindra ini disebut telah menerima sekitar Rp2 miliar dari PT APL. Namun uang itu sudah digunakan hanya bersisa Rp1,140 miliar.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi