• News

  • Nasional

TNI Angkatan Laut Tangkap Kapal Tiongkok yang Diburu Argentina

Ilustrasi -- KRI Banjarmasin 592, salah satu kapal perang RI
Ilustrasi -- KRI Banjarmasin 592, salah satu kapal perang RI

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - TNI Angkatan Laut berhasil menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Tiongkok FV Hua Li-8, yang merupakan buronan Interpol Argentina. Kapal buronan itu ditangkap dengan menggunakan dua Kapal Perang yaitu KRI Viper-820 dan KRI Pati Unus 384 di Belawan, Sumatera Utara, Jumat (22/4/2016).

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Edi Sucipto, di Jakarta, Jumat, mengatakan, sebelum penangkapan, TNI AL menerima informasi adanya kapal berbendera Tiongkok, buronan Interpol Argentina, sedang berada di wilayah Perairan Indonesia.

"Setelah menerima informasi tersebut, dengan segera TNI Angkatan Laut mengirimkan dua KRI yaitu KRI Viper-820 dan KRI Pati Unus-384 untuk melakukan pengejaran," kata Kadispenal.

Posisi terakhir sebelum ditangkap, KIA FV Hua Li-8 berada di wilayah perairan 29 Nautical Mile (NM) dari Lhokseumawe, Sumatera. Diketahui KIA FV Hua Li-8 merupakan kapal yang melakukan modus operandi pelanggaran dengan melakukan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Argentina pada 29 Februari lalu, dan sepanjang pelayaran serta melakukan perdagangan dan perbudakan.

"Saat ini, kapal tersebut tengah dibawa ke Lantamal I Belawan untuk penyidikan lebih lanjut," tuturnya.

Mantan prajurit Denjaka ini, mengatakan, TNI Angkatan Laut dalam perannya sebagai penegak hukum dilaut, akan menindak tegas pelanggaran yang terjadi di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dispenarmabar Letko Laut (KH) Ariris Miftachurrahman, mengatakan, upaya penangkapan ini juga merupakan realisasi dari bentuk kerjasama antar negara dalam rangka memberantas praktek-praktek illegal fishing.

Proses penangkapan kapal FV Hua Lie 8 juga melibatkan pesawat Casa U-618 yang langsung digerakkan dari pangkalannya di Tanjungpinang.

"Kapal ikan asing itu berhasil ditangkap oleh KAL Viper tepat pukul 14.53 WIB di posisi 05 28 03 U-098 32 05 T," kata Ariris.

Kapal ikan asing dengan panjang 65.02 M dan berat 1.275 GT tersebut ditangkap setelah melalui proses pengejaran dan pemeriksaan hingga pemberian tembakan peringatan.

Seluruh anak buah kapal (ABK) segera dipindahkan ke KAL Viper kecuali nakhoda dan juru mesin kapal. Selanjutnya untuk pemeriksaan lanjutan, kapal FV Hua Li 8 segera digiring menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut I Belawan dengan menempuh jarak lebih kurang 115 NM.

Editor : Hila Japi
Sumber : Antaranews