• News

  • Nasional

Target Tiga Besar, PPP Bakal Kerja Keras

Ketua DPP PPP Asgar Ali Djuhaepa
Ketua DPP PPP Asgar Ali Djuhaepa

PALU, NETRALNEWS.COM - Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) harus kerja keras jika ingin meningkatkan perolahan suara dalam Pemilu 2019 mendatang.

Hal ini dikatakan oleh Ketua DPP PPP, Asgar Ali Djuhaepa, menindaklanjuti target Ketua Umum DPP PPP Muhammad Rommahurmuziy untuk ingin jadikan partai beerlambang Kabah ini tiga besar pada pemilu 2019.

“Dibutuhkan kerja keras dan  kesolidan seluruh kader,” kata Asgar kepada Netralnews.com, Minggu (1/5/2016).

Ditegaskan Asgar yang didaulat jadi Ketua Bidang Pertanian, posisi ketiga akan menjadi pertarungan hampir semua partai. Menurut mantan Staf Khusus BJ Habibie ini, program partai pun haruslah inovatif.

“Program harus inovatif dan menarik minat masyarakat pemilih. Misalnya bidang pertanian yang diamanahkan pada saya, apa kira-kira program dan kegiatan yang menarik dan bermanfaat untuk umat, khususnya yang bergelut di sektor pertanian," kata Asgar

"Salah satu yang mungkin akan kami lakukan adalah mengorganisir petani melalui program-program pemberdayaan secara berkelanjutan,”.

Dengan program yang menyentuh langsung kebutuhan ummat lanjut Asgar, partai tidak menjadikan rakyat pemilih sebagai obyek sesaat, ketika berhadapan dengan momentum Pemilu.

“Jangan hanya Pemilu kita dekat rakyat,” tegasnya.

Ketua Umum  DPP PPP Muhammad Rommahurmuziy telah mengintruksikan agar kader PPP tidak menjadikan partai sekedar wahana untuk menyalurkan aspirasi politik. Partai harus dimanfaatkan sebagai sarana beribadah.

"Olehnya  seluruh kader PPP dituntut mengabdi mengabdi kepada kepentingan umat," kata Asgar.

Asgar masuk dalam kepengurusan DPP PPP menjadi Ketua Bidang Pertanian. Ia bersama kader asal Sulteng lainnya, Hj Fairus Husein Maskati sebagai Wakil Bendahara Umum Bidang Pemenangan Pemilu Sulawesi Bagian Utara (Sulut, Gorontalo, Sulteng) berdasarkan PermenkumHAM Nomor M.HH-06.AH.11.01 tahun 2016 tentang Dewan Pengurus Pusat PPP Periode 2016-2021.

Editor : Firman Qusnulyakin