• News

  • Lingkungan

Bandung Masih Diguyur Hujan, Meski Masuki Musim Kemarau

Masuki musim kemarau, Bandung tetap diguyur hujan. (Ilustrasi: Hujanlebat)
Masuki musim kemarau, Bandung tetap diguyur hujan. (Ilustrasi: Hujanlebat)

BANDUNG, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Bandung menyatakan meski telah memasuki awal musim kemarau, Kota Bandung dan sekitarnya tetap akan diguyur hujan mulai dari intensitas rendah hingga sedang.

Prakirawan BMKG Bandung, Muhammad Iid Mujtahidin mengatakan, masyarakat ada salah pemahaman bahwa musim kemarau itu tidak hujan, padahal ada hujan tapi dengan intensitas berkurang.

Iid menjelaskan hujan yang mengguyur Bandung dan sekitarnya pada awal bulan puasa ini dipicu oleh adanya pergerakan gelombang atmosfer sepanjang khatulistiwa yang dikenal sebagai "madden julian oscillation" (MJO).

"Gelombang MJO di kuadran 3-4 kebetulan di sekitar Jawa Barat. Pengaruhnya kuat, dampaknya ada penambahan hujan di Mei hingga Juni," ujar Iid, Selasa (06/06/2017)

Selain itu, Kota Bandung dan sekitarnya memiliki kelembaban yang masih tergolong cukup tinggi sehingga potensi hujan masih tetap akan terjadi di awal musim kemarau.

Iid mengatakan, awal kemarau sendiri terjadi pada dasarian III Mei (tanggal 21-31) hingga dasarian I Juni (tanggal 1-10) untuk di Kota Bandung secara khusus dan Jawa Barat pada umumnya.

Awal kemarau tersebut ditandai dengan menurunnya curah hujan dalam hitungan satu periode musim kemarau dengan nilai kurang dari 50 milimeter pada dasarian pertama.

"50 milimeter kurang, itu dikatakan awal musim kemarau, kalau musim hujan di atas 150 milimeter perbulan," kata Iid.

Sementara untuk musim kemarau, BMKG memprediksi musim kemarau akan berlangsung hingga bulan September atau Oktober 2017. "Periode musim kemarau September-Oktober. Di musim kemarau tetep hujan, sifatnya normal dan diatas normal,” tandas Iid.

 

Editor : Sulha Handayani