• News

  • Nasional

PPP Tak Keberatan Pembatasan Jabatan Ketua Umum Parpol

Arsul Sani, politiso PPP
Domi Lewuk
Arsul Sani, politiso PPP

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wacana pengaturan jabatan di Partai Politik yang digulirkan Prof Jimly Ashiddiqie Ketua DKPP mendapat respon positif dari Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP,  Arsul Sani.

Menurutnya, Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) menilai hal tersebut merupakan wewenang masing-masing partai. Kan semua itu sudah diatur di dalam AD/ART Partai Politik. Dan masing-masing Parpol sudah memiliki aturannya.

“Ya, Prof Jimly mau memberi pencerahan kaderisasi agar sebaik mungkin. Karena dalam hal ini, kedaulatan partai berada di tangan masing-masing anggota partai," kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada netralnews.com di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Lanjut Arsul, bahwa PPP sebenarnya tidak keberatan dengan usulan itu. Bahkan, PPP sudah menerapkannya, ujarnya.

" PPP tidak masalah. Di AD/ART, tidak boleh ketum lebih dari dua kali masa jabatan," aturannya sudah jelas, jadi sekali lagi tak masalah, ungkapnya.

"Itu kembali ke masing-masing partai," tambah Arsul.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DKPP Prof Jimly Ashiddiqie menyoroti usia ketum parpol yang kian menua. Jimly melempar usulan agar masa jabatan ketum parpol dibatasi.

"Kalau dibiarkan terus, pimpinan partai lama-lama makin tua, menua. Kalau dia tidak ganti-ganti bagaimana," kata Jimly kepada wartawan usai menghadiri seremoni verifikasi 6 parpol baru menjadi badan hukum di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

 

     

 

 

 

 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi