• News

  • Nasional

RUU Otsus Plus Papua Tak Diperjuangkan

Gedung MPR DPR Senayan Jakarta
google
Gedung MPR DPR Senayan Jakarta

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pemprov Papua dan DPRD I Papua menghadap Badan Legislasi DPR mempertanyakan kelanjutan RUU Otonomi Khusus Plus Provinsi Papua, Jumat (27/5/2016). Pasalnya, RUU tersebut tidak masuk dalam prolegnas prioritas 2016.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Nasdem Sulaeman L. Hamzah sejak tahun lalu menyatakan pemerintah tidak serius menanggapi RUU tersebut. RUU itu, kata Sulaeman, merupakan domain Kementerian Hukum dan HAM.

"Tahun lalu tidak ada keseriusan memasukkan prolegnas 2016 ini, ternyata alasan apa, kita belum tahu," kata Sulaeman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (27/5/2016). Dia berharap ke depan jangan ada lagi penundaan pembahasan RUU Otrus Plus.

Sulaeman menilai forum yang digelar baleg bersama pemprov, DPRD, dan Majelis Rakyat Papua sudah bagus. Forum bisa meminimalisir kecurigaan antara masyarakat Papua, pemerintah pusat, dan DPR.

"Diharapkan tidak ada penundaan lagi, saya selaku anggota yang ditugaskan pengawalan undang-undang otsus (otonomi khusus) perbaikan ini, saya akan berusaha semaksimal mungkin bersama kawan-kawan Baleg supaya bisa masuk kumulatif terbuka untuk 2016 ini," tutur Sulaeman.

Dikatakan, komunikasi antara pemerintah dan DPR tidak berjalan baik. Janji Kementerian Hukum dan HAM untuk memasukkan RUU tersebut ke dalam prolegnas prioritas ternyata tidak ditepati, ujarnya kecewa.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi

Apa Reaksi Anda?