• News

  • Nasional

Pengamat: Jika Tito Terjun ke Panggung Politik, Polri Bakal Rugi

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Santer terdengar nama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam bursa calon wakil presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Terkait masuk nama Kapolri dalam bursa bakal cawapres, Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) angkat bicara. Melalui keterangan tertulisnya, Direktur Lemkapi, Edi Hasibuan mengatakan, jika Tito terjun ke panggung politik akan merugikan korps Bayangkara.

Menurut Edi, posisi Tito yang masih aktif, langkah membawa-bawa namanya ke panggung politik, malah rentan merugikan Polri. Apalagi Tito secara terbuka telah mengatakan tak punya keinginan terlibat dalam dunia politik.

"Kami memahami keinginan masyarakat, namun kami khawatir hal tersebut akan merugikan Polri," kata Edi Hasibuan di Jakarta, Sabtu (5/8/2017).

Menurut Edi, hasil penelitian dan kajian yang dilakukan Lemkapi memperlihatkan, peningkatan dalam kinerja kepolisian selama setahun Tito menjabat, cukup luar biasa. Anggaran kepolisian naik dari yang sebelumnya Rp 44 triliun menjadi Rp 84 triliun.

"Remunerasi anggota Polri juga naik dari 30 persen menjadi 54 persen. Sedikitnya tujuh polda naik peringkat dari tipe B (bintang satu) ke tipe A (bintang dua). Pengelolaan keamanan mulai dari pilkada serentak dan penanganan aksi demo di Jakarta dan kota besar lainnya juga bagus," ucapnya.

Karena itu melihat capaian yang luar biasa tersebut, Edi menilai sosok Tito masih sangat dibutuhkan untuk memimpin kepolisian. Agar profesionalisme kepolisian terus meningkat.

"Kami mengharapkan Pak Tito menyelesaikan tugasnya minimal sampai 2020," ujar Edi.

Selain itu mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini juga berharap pada semua pihak, untuk menahan diri menyeret nama Tito ke panggung politik. Hal tersebut untuk menjaga kesejukan di internal kepolisian dan menjaga profesionalisme Polri, agar jauh dari urusan politik.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli