• News

  • Nusantara

Ini Kata Bupati Garut soal Perkelahian Berujung Tewasnya Siswa SD

Bupati Garut Rudy Gunawan.
Detak
Bupati Garut Rudy Gunawan.

GARUT, NNC - Kasus perkelahian dua murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang berakhir dengan meninggalnya seorang siswa terus menjadi sorotan. Terkait insiden tersebut, Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan prihatin.

"Kami sangat prihatin, sedih," kata Bupati kepada wartawan di Garut, Rabu (25/7/2018).

Ia menuturkan, persoalan anak tersebut menjadi tanggungjawab bersama untuk introspeksi diri semua pihak agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Selain pemerintah, kata dia, perlu peran keluarga, dan lingkungan sekitar untuk menjaga anak-anaknya agar tidak melakukan tindak kekerasan.

"Jadi pelajaran bagi kita, pemerintah, keluarga termasuk menguatkan guru, ulama, dan ustadz," kata Rudy.

Dijelaskan, munculnya kasus tersebut membuat pemerintah daerah kaget, karena bertepatan dengan menerimanya penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari pemerintah pusat.

Jika kasus tersebut muncul sebelum meraih penghargaan, kata dia, tentunya akan menjadi pertimbangan kembali untuk menjadikan Garut sebagai Kota Layak Anak.

"Ini jadi tamparan keras di saat kita mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak," kata Rudy seperti dikutip dari Antara.

Ia menyampaikan, kasus tersebut akan mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan yang harus dipatuhi oleh semua jajaran di lembaga pendidikan.

Salah satunya, kata dia, setiap siswa harus wajib sekolah madrasah, dan menjadi syarat ketika siswa akan melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMP.

"Di Garut ini sudah keras, semua wajib madrasah, tidak boleh dia ke SMP kalau tidak punya ijazah madrasah," katanya.

Sebelumnya dua siswa SD kelas 6 terlibat perkelahian yang dipicu karena tuduhan dari terduga pelaku kepada korban telah menyembunyikan buku pelajaran.

Usai pulang sekolah terduga pelaku menganiaya korban menggunakan gunting bekas pelajaran prakarya kesenian di sekolahnya. Korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Editor : Nazaruli