• News

  • Nusantara

Polisi Temukan 7 Hektare Ladang Ganja di Pegunungan Aek Babat, Pemiliknya Buron

Ilustrasi tanaman ganja.
Babatpost
Ilustrasi tanaman ganja.

MEDAN, NNC - Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menemukan ladang ganja seluas tujuh hektare di Pegunungan Aek Nabara, Panyabungan Timur, Madina, Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Eko Daniyanto mengatakan, dalam operasi tesebut polisi berhasil mengamankan barang bukti

"Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 56 ribu batang pohon ganja berumur tujuh bulan dan 400 gram biji ganja," ujar Eko Daniyanto dalam keterangan pers, Jumat, (5/10/18).

Lebih lanjut, Eko Daniyanto mengungkapkan, selain menemukan barang bukti berupa tanaman ganja polisi juga menangkap satu pelaku atas nama Iran Nasution (23).

“Petugas juga menangkap tersangka Iran Nasution alias Iran dengan barang bukti bruto 1.000 gram (1 Kg) ganja yang dibalut dengan lakban warna kuning,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, ladang ganja itu merupakan milik dari dua orang bernama Minan alias Wak Man dan Imal. Sedangkan Iran sendiri merupakan sebagai perawat ladang sekaligus pengedar.

“Minan memiliki tanah seluas 2 Ha dan Imal memiliki tanah seluas 5 Ha,” jelasnya.

Eko juga menuturkan kedua orang pemilik lahan tersebut masih buron dan polisi telah menetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Setelah menemukan ladang tersebut, petugas akhirnya memutuskan untuk melakukan pemusnahan sebanyak 55.850 batang pohon ganja dan disisihkan sebanyak 150 batang sebagai barang bukti yang akan di bawa ke Mako Polres Madina.

“Selama giat berlangsung dalam keadaan aman dan baik,” tutup dia.

Untuk saat ini, polisi terus melengkapi administrasi penyidikan, mengirimkan barang bukti ganja ke Labfor Polri Cabang Medan, mengirimkan berkas perkara ke JPU dan melakukan pengembangan terhadap jaringannya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Irawan.H.P