• News

  • Nusantara

Ulah Nelayan Bikin Kapolda Sulsel Berang, Ini Penyebabnya

Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Hamidin
Istimewa
Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Hamidin

MAKASSAR, NETRALNEWS.COM - Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Hamidin sepertinya berang dengan ulah nelayan lokal yang menggunakan cara ilegal menggunakan bom ikan dalam mendapatkan hasil laut.

Sebab, karena ledakan bom ikan membuat terumbu karang yang direhabilitasi menjadi hancur total.

"Di Indonesia itu jenis terumbu karangnya sangat banyak, tetapi ada beberapa jenis itu di antaranya yang pertumbuhannya sangat lambat," ujar Irjen Pol Hamidin di Makassar, Sabtu (6/4/2019).

Kapolda mengatakan, satu dari banyak jenis terumbu karang di Indonesia itu tumbuhnya hanya satu centimeter dalam lima tahun.

Kapolda Hamidin yang merupakan penyelam dari Brimob itu menjelaskan pentingnya ekosistem bawah laut sebagai rumah bagi ikan-ikan serta sebagai lokasi wisata air.

Dia menyatakan berdasarkan penelitian para ahli, terumbu karang yang sudah hancur karena bom ikan di Indonesia sudah lebih dari 60 persen.

"Kalau hasil penelitian para ahli itu tingkat kerusakannya sudah di atas 60 persen. Siapa yang dirugikan atas kerusakan ini, yah tentu rakyat Indonesia, anak cucu kita karena rusaknya terumbu karang bisa berakibat dengan habitat ikan," tuturnya.

Kapolda menegaskan jika pihaknya giat melakukan penangkapan terhadap para pelaku "illegal fishing" ini karena berbuat demi generasi penerus bangsa.

"Ingat ya!. Kami berbuat demi anak cucu kita sebagai generasi penerus bangsa agar mereka bisa hidup layak bukan untuk kepentingan kami tapi kepentingan kita juga para nelayan," tegas Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin.

Editor : Nazaruli