• News

  • Nusantara

Ditargetkan buat Mudik, Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Sudah Hampir Rampung

Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung sudah hampir rampung.
PUPR
Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung sudah hampir rampung.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung dapat digunakan secara fungsional saat mudik 2019. Sejauh ini progres pekerjaan konstruksi dari Terbanggi Besar hingga Kayu Agung sudah lebih dari 95%.

Dengan demikian tol tersebut siap difungsionalkan dengan kondisi seluruhnya perkerasan beton/rigid dan flexible pavement. Selain itu Tempat Istirahat Sementara (TIS) telah dibangun untuk menunjang kebutuhan pemudik, ditambah rambu-rambu jalan.

"Rambu sudah terpenuhi dan Tempat Istirahat Sementara sudah kami bangun. Progresnya sudah 80%," kata Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dalam keterangan tertulis yang diterima, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Agung Fajarwanto menjelaskan, dengan difungsionalkannya ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung dan Kayu Agung-Palembang, artinya pemudik bisa melakukan perjalanan dari Lampung hingga Palembang lewat tol sepanjang kurang lebih 361,06 km.

"Jalur ini terdiri dari Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar yang telah beroperasi penuh sepanjang 140 km dan juga ruas lain yang masih fungsional yaitu Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 99 km, Ruas Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 87 km dan Ruas Kayu Agung-Palembang sepanjang 34 km," paparnya.

Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol HK, J. Aries Dewantoro menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan 12 rest area dengan fasilitas berupa mushola, toilet dan SPBU Modular/Kios K/Motoris dari Bakauheni hingga Kayu Agung.

Selain itu, beberapa titik top up uang elektronik juga telah disiapkan mengingat transaksi di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar telah sepenuhnya menggunakan uang elektronik.

"Demi kenyamanan, keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik, HK juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tambahnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?