• News

  • Nusantara

Bakal Disidang, Polda Kalteng Copot Jabatan Perwira Polisi Penabrak Tiga Mahasiswa

Kecelakaan mobil polisi tabrak mahasiswa di trotoar kota Palangkaraya.
FB Krismes Santo Haloho
Kecelakaan mobil polisi tabrak mahasiswa di trotoar kota Palangkaraya.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang perwira Polri penabrak tiga mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR), Kalimantan Tengah, hingga meninggal dunia, dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Palangka Raya AKP Mahmud.

"Yang bersangkutan sudah dimutasi sebagai perwira pertama (pama) di Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalteng," kata Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Anang Hardianto melalui Kanit Laka Aiptu Tri Marsono di Palangka Raya, Minggu (26/5/2019).

Tri menjelaskan bahwa tahapan kasus penabrak tiga mahasiswa UPR sehingga meninggal dunia itu kini sudah memasuki tahap satu di Kejaksaan Negeri Kota Palangka Raya. Berkas tersebut masih dalam pembelajaran pihak jaksa penuntut umum (JPU) yang akan mengadili bersangkutan di pengadilan nantinya.

Pihak penyidik juga masih menunggu petunjuk dari JPU apakah berkas tersebut ada koreksi atau tidak. Apabila tidak ada koreksi dari jaksa, artinya berkas sudah lengkap dan kasus tersebut segera dijadwalkan persidangannya di pengadilan setempat.

"Kalau berkasnya dinyatakan lengkap dan tidak ada koreksi, kami segera serahkan ke pihak kejaksaan untuk dilakukan proses selanjutnya," katanya.

Tri menjelaskan bahwa AKP Mahmud sejak 26 April 2019 statusnya adalah tahanan Rutan Polres Palangka Raya. Setelah semua berkas dinyatakan lengkap, tersangka beserta barang bukti juga segera dilimpahkan ke pengadilan setempat.

"Sesuai dengan prosedur, apabila semua berkas lengkap, tersangka dan barang buktinya akan dilimpahkan ke pengadilan untuk dilakukan persidangan mengenai perkara tersebut," jelasnya.

Mutasi jabatan AKP Mahmud juga sudah tersebar di kalangan wartawan melalui Surat Telegram Kapolda Kalteng pada tanggal 23 Mei 2019 tentang sejumlah mutasi perwira, bintara serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polda Kalteng.

Dari mutasi tersebut, jabatan AKP Mahmud sebagai Kabag Ops Polres Palangka Raya, kini dijabat oleh AKP Hemat Siburian yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Intel Satuan Brimob Polda Kalteng. Demikian dilaporkan Antara.

Sebagai informasi, kecelakaan maut terjadi di depan pertokoan Jalan Yos Sudarso, Palangkaraya Minggu (21/4/2019) malam. Mobil Chevrolet Colorado double cabin yang dikemudikan AKP Mahmud menabrak tiga motor dengan lima orang yang sedang parkir di tepi jalan. Bahkan satu motor sempat terseret di bawah mobil hingga beberapa meter.

AKP Mahmud saat itu dalam perjalanan pulang usai bertugas pengamanan Pemilu dengan kondisi kelelahan karena berjaga dari pencoblosan hingga pleno. Ia diduga mengalami micro sleep atau kondisi tertidur sesaat pada waktu tabrakan terjadi.

Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?