• News

  • Nusantara

Ini Kebutuhan Mendesak Terdampak Banjir Konawe Utara

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho
Netralnews/Martina Rosa
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Pusat Data Informasin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melaporkan, akibat dari intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Konawe Utara dan sekitarnya tanggal 1 Juni - 2 Juni 2019 menyebabkan meluapnya Sungai Lalindu, Sungai Walasolo dan Sungai Landawe mengakibatkan banjir di Kabupaten Konawe Utara.

Kata Sutopo, ada kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat. Diantaranya pelayanan kesehatan, dapur umum dan kebutuhan dasar, matras, tenda pengungsi, selimut dan family kit. Ada pula genset, alat komunikasi, light tower, pakaian layak pakai, makanan siap saji, gas elpiji. Lain-lain, diperlukan juga senter, sepatu boot, sarung tangan, mantel

"Upaya yang dilakukan diantaranya penyusun form pendataan pengungsi dan pendistribusian logistik. Saat ini sedang dalam proses pengumpulan data," kata Sutopo, Rabu (12/6/2019).

Ada pula monitoring ketinggian air dengan melakukan evakuasi dan penyelamatan masyarakat terdampak. Kepala OPD yang menjadi koordinator di masing-masing kecamatan sudah mulai melakukan assesment terkait jumlah masyarakat yang terdampak, mengungsi, kerusakan rumah serta menentukan lokasi yang akan didirikan tenda pengungsi dan dapur umum.

Dilakukan pula pelayanan kesehatan dan mobilisasi petugas kesehatan di tempat fasilitas kesehatan dan pos kesehatan.

"Ada juga upaya membuat jaringan komunikasi guna mendukung komunikasi dalam penanganan darurat. Frekuensi Standby 143.330," kata Sutopo

Pemda Kabupaten Konawe Utara juga sudah membuka rekening untuk menampung sumbangan dalam bentuk uang. Bantuan tenda pengungsi dari BNPB telah dipasang di beberapa titik pengungsian, yaitu di Ds. Tapuwatu dan Kel. Asera di Kec. Asera, dan Ds. Lahimbua dan Kel. Andowia di Kec. Andowia.
 
Helikopter dipastikan Sutopo sudah beroperasi menyalurkan bantuan logistik dan personil di lokasi yang terisolir. Helikopter melakukan distribusi logistik, personil dan evakuasi sebanyak 2 Sorti : Sorti 1 Lapangan Kec. Oheo (pukul 14.51 WITA); Sorti 2 Desa Mopute Kec. Oheo (pukul 15.12 WITA).

"Hujan dengan intensitas cukup tinggi masih turun membuat arus aliran air masih deras, penggunaan sampan mesin tidak dapat menjangkau wilayah terisolir," kata Sutopo.

Selain itu, sulitnya akses komunikasi dan penyaluran bantuan logistik dari BNPB belum tiba dikarenakan akses jalan menuju Kabupaten Konawe Utara terputus.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya