• News

  • Nusantara

Terus Diguyur Hujan, 4 Kecamatan di Nunukan Terendam Banjir

Ilustrasi banjir merendam pemukiman warga
Istimewa
Ilustrasi banjir merendam pemukiman warga

NUNUKAN, NETRALNEWS.COM - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan akhir-akhir ini menyebabkan empat kecamatan terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara menyebutkan, keempat kecamatan yang dilanda banjir tersebut adalah Krayan, Lumbis, Sembakung dan Sembakung Atulai.

Kepala BPBD Kabupaten Nunukan Rachmaji Sukirno, Rabu (26/6/2019) menyatakan, banjir yang melanda tiga kecamatan yaitu Lumbis, Sembakung dan Sembakung Atulai disebabkan oleh luapan Sungai Pensiangan yang hulunya di wilayah Malaysia.

Sehubungan dengan banjir yang melanda ketiga kecamatan tersebut terparah di Kecamatan Sembakung dengan ketinggian hingga lantai rumah panggung.

Banjir kiriman dari Negeri Sabah Malaysia ini menenggelamkan pula sejumlah fasilitas umum yang jaraknya dekat dengan sungai tersebut seperti sekolah, perkantoran dan lain-lainnya.

BPBD Nunukan, kata Rachmaji,siap mengirimkan logistik untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menjadi korban banjir yang telah berlangsung sejak beberapa hari ini.

Rachmaji menambahkan, tinggi permukaan air Sungai Sembakung yang merupakan hilir Sungai Pensiangan ini semakin meningkat sehingga BPBD Kabupaten Nunukan mengintensifkan pemantauan.

Guna memaksimalkan pemantauan dan memberikan dukungan personil di lapangan, BPBD Nunukan mengirimkan bantuan personil ke lokasi banjir di Kecamatan Sembakung sejak Senin (24/6/2019).

"Iya betul, kita sudah berangkatkan bantuan personil untuk membantu pemantauan dan bergabung dengan tim tagana dan tim kecamatan yang ada di sana," tuturnya seperti dilansir Antara.

Kemudian lokasi banjir lainnya di Kecamatan Sembakung dan Lumbis, Pemkab Nunukan juga segera mengirimkan bantuan untuk keperluan mendesak.

"Insya Allah kalau memang diperlukan di sana logistik siap dan memang kami ada posko di sana juga, untuk penanganan tanggap bencana," tambah Rachmadji.

Sementara itu, keterangan dari anggota KSB Sembakung (Kampung Siaga Bencana), Endi Suhendi bahwa permukaan air perlahan lahan masih terus naik hingga malam dan terus dilakukan pemantauan.

"Ini tim dari BPBD Nunukan juga sudah ada di Sembakung, besok mereka akan melakukan monitoring," tutur Endi menjelaskan.

Personel BPBD yang telah dikirim tersebut setiba di Sembakung langsung melakukan pemantauan dan akan melakukan monitoring lebih intensif esok hari. Mengenai jumlah rumah dan fasilitas umum yang tergenang belum dilakukan pendataan secara rinci.

 

Editor : Nazaruli