• News

  • Nusantara

BMKG: Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia Capai 6 Meter

Ilustrasi gelombag tinggi.
colossal
Ilustrasi gelombag tinggi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 6 meter yang berpeluang menjumpai beberapa perairan Indonesia dalam beberapa hari kedepan, yakni 28 Juni - 01 Juli 2019.

Demikian disampaikan Bagian Hubungan Masyarakat dan Biro Hukum dan Organisasi BMKG dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/6/2019).

Peningkatan gelombang tinggi terjadi disusul adanya pola sirkulasi angin di Samudera Hindia barat Kep. Mentawai dan pusat tekanan rendah 1008 hPa di Samudra Pasifik utara Papua.  Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 4 - 25 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur – Selatan dengan kecepatan 4 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga Lombok, Perairan Kep. Letti hingga Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei hingga Aru, Laut Arafuru, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Banda, Laut Halmahera, dan Laut Maluku bagian utara. Kondisi yang mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Dari hasil pantauan BMKG, sejumlah wilayah perairan seperti Selat Malaka bagian utara, Perairan Timur P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Selat Ombai, Perairan Kep. Anambas – Natuna, Laut Natuna Utara dan Laut Natuna, Perairan Utara Pangkal Pinang, Perairan Timur Kep. Bintan hingga Lingga, Selat Karimata dan Selat Gelasa, Laut Jawa, Perairan Utara Jawa Tengah hingga Kep. Kangean, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru hingga Balikpapan, Selat Lombok bagian utara, Laut Sumbawa dan Laut Bali, Selat Makassar, Perairan Kep. Selayar bagian barat – Sabalana, Teluk Bone bagian selatan dan Teluk Tolo, Perairan Kep. Baubau – Wakatobi, Perairan Manui – Kendari, Perairan Selatan Kep. Banggai – Sula, Laut Flores, Laut Seram, Perairan Selatan Ambon, Perairan Utara Kep. Kei hingga Aru, Perairan Fakfak – Kaimana, Perairan Amamapere – Agats, Laut Sulawesi bagian barat, Perairan Kep. Sangihe – Talaud, Perairan Timur Bitung, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku dan Laut Halmahera, Perairan Kep. Halmahera, Perairan Raja Ampat – Sorong, dan juga Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua berpeluang mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

Sementara wilayah yang berpotensi terjadi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter, seperti  Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Nias, Samudera Hindia barat Aceh, Perairan Selatan P. Sawu – P. Rotte, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu, Laut Timor selatan NTT, Perairan Kep. Letti hingga Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kei hingga Aru, serta Laut Arafuru dan Laut Banda.

Tidak hanya itu, beberapa wilayah perairan Indonesia lainnya seperti Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu - P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia barat Kep. Nias hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, serta Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT berpotensi mengalami gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran antara 4 hingga 6 meter.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di pesisir terutama nelayan yang menggunakan moda tranportasi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m) agar selalu waspada.

Editor : Irawan.H.P