• News

  • Nusantara

Diduga Kelelahan, Peserta Karnaval Agustusan di Blitar Mendadak Pingsan dan Meninggal

Ilustrasi karnaval 17 Agustus
jepara.go.id
Ilustrasi karnaval 17 Agustus

BLITAR, NETRALNEWS.COM - Seorang ibu peserta karnaval umum di Desa Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur bernama Marsuti (54) meninggal dunia diduga kelelahan setelah mengikuti kegiatan untuk memperingati HUT Ke-74 RI di daerah itu.

"Korban mengikuti karnaval dalam rangka agustusan (memperingati HUT Kemerdekaan, red.) dengan jalan kaki dan setelah berjalan kaki sejauh satu kilometer, tepatnya di barat pertigaan jalan Desa Sanan Kulon, tiba-tiba korban terjatuh dan pingsan," kata Kapolsek Sanankulon AKP Agus Tri di Blitar, Minggu.

Ia mengatakan kegiatan itu digelar Minggu siang. Korban ditolong warga lainnya, dibawa ke RS Syuhada Haji Kota Blitar dan langsung mendapatkan pertolongan tim medis. Petugas berusaha keras menyelamatkannya, namun yang bersangkutan meninggal.

"Setelah ada pertolongan dari rumah sakit korban ternyata meninggal dunia," kata dia.

Ia menegaskan korban diduga pingsan karena kelelahan dan bukan karena getaran dari perangkat tata suara dalam kegiatan itu, mengingat jarak antara perangkat tata suara dengan korban sekitar 300 meter.

Dari keterangan medis pihak rumah sakit juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya.

"Korban diduga kelelahan. Informasi keluarga sebelum kejadian korban sering mengeluh capai, masuk angin, dan punya riwayat darah tinggi. Di jasad korban juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," jelasnya, seperti dilansir Antara.

Korban setelah mendapatkan perawatan tim medis rumah sakit, langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Genengan, Desa/Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar.

Editor : Irawan.H.P