• News

  • Nusantara

Sudah Satu Bulan Tak Turun Hujan, Polda Sumsel Gelar Salat Istiska

ilustrasi hujan.
mnn
ilustrasi hujan.

PALEMBANG, NETRALNEWS.COM - Personel Polda Sumatera Selatan menggelar salat istiska atau salat untuk minta hujan di lapangan Mapolda untuk mencegah bencana kabut asap pada musim kemarau 2019 ini, di mana selama sebulan terakhir tidak turun hujan sama sekali.

"Pada puncak kemarau Agustus ini mulai banyak kawasan hutan dan lahan gambut yang terbakar, dengan salat istiska diharapkan hari tanpa hujan segera berakhir," kata Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan seusai pelaksanaan salat istiska di lapangan Mapolda, Palembang, Selasa (27/8/2019).

Setelah salat istiska, kata Rudi, warga berdoa dan mengharapkankan Allah SWT segera memberikan rahmatNya dengan menurunkan hujan sehingga terjadi pembasahan kawasan hutan dan lahan gambut yang pada musim kemarau ini kondisinya kering dan banyak yang mulai terbakar.

Ia menuturkan, pihaknya bersama anggota Satgas Siaga Darurat Bencana Asap berupaya melakukan berbagai kegiatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahat (karhutla).

Sejauh ini, karhutla di sejumlah kabupaten rawan terbakar seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin dapat dikendalikan dengan kerja sama tersebut, sehingga bencana kabut asap dapat dicegah.

Untuk mendukung Satgas Gabungan Siaga Darurat Bencana Asap Sumsel Polda Sumsel menurunkan anggota Brigade Mobil (Brimob) ke daerah yang mengalami karhutla seperti di Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain membantu operasi darat melakukan pencegahan dan pemadaman kawasan hutan dan lahan gambut yang terbakar, seperti dilansir Antara, Rudi mengatakan, pihaknya juga berupaya menegakkan hukum terhadap siapapun yang terbukti melakukan pembakaran yang berpotensi mengakibatkan bencana kabut asap pada musim kemarau ini.

Sebelumnya, prajurit TNI dari Korem 044 Garuda Dempo juga menggelar salat istiska karena di wilayah Sumsel sudah satu bulan tidak turun hujan guna. Hujan juga diharapkan mengatasi karhutla agar tidak semakin parah.

Komandan Korem 044 Gapo, Kolonel (Arh) Sonny Septiono mengatakan masalah karhutla akhir-akhir ini semakin banyak terjadi, sehingga pihaknya bersama anggota Satgas Siaga Darurat Bencana Asap berupaya melakukan berbagai kegiatan penanggulangannya.

Kemudian satgas juga melakukan operasi udara dengan menggunakan beberapa helikopter dan pesawat yang memiliki kemampuan pengeboman air di lokasi Karhutla yang sulit dijangkau.

Editor : Irawan.H.P