• News

  • Nusantara

Pemkab Karawang Dapat Rp16 Miliar/Tahun dari WNA yang Bekerja di Karawang

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang Suroto (Karawang Bekasi Ekspres)
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang Suroto (Karawang Bekasi Ekspres)

KARAWANG, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mendapatkan Rp16 miliar setiap tahun terkait dengan keberadaan ribuan warga negara asing melalui retribusi perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang Suroto di Karawang, Rabu (28/12/2016), mengatakan saat ini tercatat 1.474 warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah perusahaan di sekitar Karawang.

"Ribuan WNA yang bekerja di Karawang itu wajib memiliki IMTA. Dari 1.474 WNA yang mengurus retribusi perpanjangan IMTA tersebut pemkab mendapatkan Rp16 miliar per tahun," katanya.

Ia mengatakan perpanjangan IMTA itu wajib dilakukan oleh setiap WNA yang tinggal di Karawang. Atas kewajiban itu, pemkab melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang berharap pendapatan dari retribusi perpanjangan IMTA tersebut.

Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas II Karawang sebelumnya menyatakan sebanyak 2.300 WNA tinggal di Karawang dan Purwakarta sepanjang 2016.

Jumlah 2.300 WNA yang tinggal di Karawang dan Purwakarta itu ialah mereka yang telah terdaftar memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS).

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Karawang Asriyani Puspita Dewi mengatakan dari 2.300 WNA itu terdapat 1.474 WNA yang tinggal di Karawang dan yang tinggal di Purwakarta sebanyak 826 WNA.

Rata-rata ribuan WNA itu datang dan pada akhirnya tinggal di Karawang dan Purwakarta dengan tujuan bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di dua daerah tersebut. 

Editor : Farida Denura
Sumber : Antara