• News

  • Olahraga

Mental Juara Raptors Diuji di Oracle Arena

Pertandingan final NBA antara Golden State Warriors melawan Toronto Raptors.
Philadelphia Inquirer
Pertandingan final NBA antara Golden State Warriors melawan Toronto Raptors.

TORONTO, NETRALNEWS.COM - Peluang Golden State Warriors di atas kertas belum habis. Mereka bisa saja menjadi protagonis dalam kisah kebangkitan dari ketertinggalan 1-3, mengisi peran yang dimainkan Cleveland Cavaliers tiga tahun lalu.

Namun tentu saja, skenario itu sesuatu yang tak diimpikan oleh Toronto Raptors, yang dalam waktu bersamaan menghadapi tantangan mental tersendiri.

Usai kemenangan dramatis dalam semifinal Timur atas Philadelphia 76ers, Raptors membukukan empat kemenangan beruntun demi menundukkan Milwaukee Bucks di final Timur.

Kepercayaan diri yang tinggi dan momentum agaknya berada di kubu Raptors, setidaknya hingga empat laga pertama final.

Namun, setelah Durant cedera di gim kelima, Raptors seolah disambar oleh petir. Reaksi bodoh publik Scotiabank Arena yang bersorak penuh sukacita ketika Durant dipapah meninggalkan lapangan tentu tak membantu.

Bahkan, ketika Raptors sempat bangkit dari ketertinggalan dan hanya dua menit lagi dari kemenangan berkat keunggulan 103-97, mental Kawhi Leonard dkk seolah terluka. Penjagaan perimeter yang menjadi senjata utama mereka membendung Warriors dalam dua laga sebelunya, seolah raib begitu saja.

Kelengahan, yang bisa jadi karena rasa empati terhadap nasib buruk lawannya, sesuatu yang harus dihindari Raptors jika mereka betul-betul ingin menutup musim bersejarah dengan gelar juara NBA perdana.

Belas kasih, tak boleh hadir ketika mereka melantai di Oracle Arena untuk gim keenam. Sportivitas dan belas kasih adalah dua hal yang sama sekali berbeda.

Memberikan waktu dan kesempatan agar lawan Anda yang menderita cedera di pertengahan laga adalah sportivitas, tapi membiarkan hal itu mempengaruhi pendekatan Anda terhadap pertandingan boleh jadi adalah dampak belas kasih, atau dalam kata lain kesombongan.

Raptors mungkin punya catatan tak terkalahkan di Oracle Arena musim ini, satu kali di musim reguler dan dua kali di final, namun sebaiknya mereka menjaga dan menajamkan rekor itu.

Sebab, jika Warriors merebut gim keenam, artinya mereka punya nafas tambahan yang akan mengancam peluang Raptors.

Raptors memang menghadapi tantangan mental yang berat di gim keenam, namun jika mereka tak mampu mengatasi tantangan itu di gim keenam, boleh jadi mereka memang tak siap untuk menang, tak siap untuk menjadi juara.

Raptors wajib mengatasi tantangan mental tersebut, jika Kyle Lowry dkk ingin membawa pulang trofi Larry O'Brien ke Kanada untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian