• News

  • Olahraga

Permintaan Banding Ditolak FIA, Vettel: Lakukan Apa yang Kalian Inginkan!

Dua pebalap Ferrari saat balapan GP Spanyol.
Twitter @F1
Dua pebalap Ferrari saat balapan GP Spanyol.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juara dunia empat kali Sebastian Vettel menyatakan dia tidak kaget pertemuan Ferrari dan steward pada Jumat hasilnya nihil dan mengritik keras panitia lomba.

Steward menolak bukti-bukti baru yang dibawa Ferrari di sela sela GP Prancis untuk melakukan peninjauan kembali keputusan penalti yang merampas kemenangan Vettel di GP Kanada dan menyebutnya "tidak ada elemen-elemen yang relevan yang baru dan penting."

"Aku kira kita memiliki banyak halaman di regulasi yang jika kalian mau kita bisa menemukan satu paragraf yang tepat," kata Vettel seperti dikutip AFP. "Kami jelas tidak berbagi pendapat yang sama dengan steward ketika balapan."

"Aku kira kami bisa membawa suatu (bukti) baru. Tampaknya, sekarang, mengecewakan karena tidak ada kemajuan, tapi ya sudah. Kita harus jalan terus," kata sang pebalap Jerman.

Vettel juga berang dengan menyindir, "Sila lakukan apa yang kalian inginkan. Jika kalian tak senang dengan bagaimana kami membalap, maka bangun saja trek yang lain. segampang itu."

"Kami punya tempat parkir mobil dengan garis lintasan dan kerb di atasnya. Itu faktanya dan seperti aku katakan bahwa terlalu banyak paragraf, tapi apa yang kalian ubah? Aku harap mereka bakar kertas-kertas itu," ungkap Vettel seperti dilansir Antara.

Usai GP Kanada, Ferrari ingin mengajukan banding terhadap keputusan steward atas Vettel tapi menariknya kembali.

Kemudian baru-baru ini, tim asal Italia itu meminta peninjauan kembali dari insiden di Montreal tersebut dengan mengklaim memiliki bukti-bukti baru.

Kepala tim Ferrari Mattia Binotto menyatakan jika keputusan itu menjadi awal kekecewaan terhadap Formula 1.

"Saya kira begitu, tak diragukan, kami semua di Ferrari sangat tidak senang dan kecewa," kata Binotto.

"Kami kecewa, pastinya untuk Ferrari, tapi kami juga kecewa untuk para fans kami dan juga olahraga ini. Kami tak ingin berkomentar lebih lanjut lagi." demikian Binotto.

Editor : Irawan.H.P