• News

  • Olahraga

Fakta-fakta Menarik GP Formula 1 Austria

GP Formula 1 Austria memiliki fakta menarik.
Champions
GP Formula 1 Austria memiliki fakta menarik.

LONDON, NETRALNEWS.COM - Austria sempat vakum dari balapan Formula 1 selama sebelas tahun sebelum kembali dalam kalender Formula 1 pada 2014. Dari namanya, Red Bull Ring, sirkuit ini jelas dimiliki tim Red Bull. Ini adalah sirkuit yang menjadi trek tertinggi kedua setelah Meksiko.

Red Bull Ring punya panjang lintasan: 4,318 km. Total jarak balapan: 306,452km (71 putaran). Tahun lalu pole position menjadi milik pebalap Mercedes Valtteri Bottas  dengan catatan 1 menit 03,130 detik.

Sementara gelar juara diraih oleh Max Verstappen (Belanda) dari tim Red Bull. Rekor waktu putaran ketika balapan dipegang oleh Kimi Raikkonen (Finlandia) dari Ferrari dengan 1 menit 06,957 detik.

Tim Mercedes telah menjuarai empat dari lima balapan di Austria, namun musim lalu tim asal Jerman itu mendapati kedua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, gagal finis untuk pertama kalinya sejak mereka kembali menjadi konstruktor pada 2010.

Kegagalan itu juga yang pertama bagi Hamilton sejak 2016. Hamilton menang di Austria pada 2016 setelah bersenggolan dengan rekan satu timnya kala itu, Nico Rosberg. Sementara Bottas juara di Austria pada 2017 sementara Max Verstappen finis pertama di sana pada 2018.

Bottas mencetak dua pole position di dua balapan terakhir di Austria. Sirkuit itu juga pernah memberinya start dari baris terdepan untuk pertam akalinya dan finis podium pada 2014.

Austria pertama kali menggelar balapan di Zeltweg pada 1964 namun mendiang juara dunia tiga kali Niki Lauda adalah satu-satunya warga Austria yang pernah menang di sirkuit kandang itu pada 1984.

Musim ini tidak ada pebalap Austria yang berlaga di Formula 1.

Untuk catatan kemenangan, Hamilton saat ini memiliki rekor 79 kemenangan dari 237 balapan dan mendekati rekor sepanjang masa yang diraih Michael Schumacher yaitu 91 kemenangan. Pebalap asal Inggris itu juga telah menang 57 kali dari 108 balapan di era turbo hybrid V6 yang dimulai pada 2014.

Sebastian Vettel di peringkat ketiga dengan total 52 kemenangan.Ferrari telah menang di 235 balapan sejak 1950, sementara McLaren 182 balapan, Williams 114, Mercedes 95 kali dan Red Bull 59 kali.

McLaren dan Williams belum pernah menang lagi sejak 2012. Hamilton telah menjuarai empat balapan terakhir, dan enam dari delapan balapan yang telah digelar musim ini.

Beberapa capaian menarik juga akan terjadi di GP Austria kali ini. Kimi Raikkonen akan melakoni start ke-300 selama karirnya. Sementara Mercedes telah menyapu bersih kemenangan di delapan balapan pertama musim ini dan 10 balapan secara beruntun, dengan kemenangan di dua balapan terakhir musim lalu. Mercedes bisa menyamai rekor McLaren jika menang di Red Bull Ring yaitu 11 kemenangan beruntun yang mereka ciptakan pada 1988.

Rekor kemenangan beruntun masih dipegang oleh Ferrari yaitu 14 kali pada 1952-1953, walaupun rekor itu tidak termasuk Indianapolis yang masih menjadi bagian dari kejuaraan waktu itu. Mercedes menang 10 kali beruntun pada 2016.

Di balapan GP Prancis pekan lalu, Mercedes menorehkan finis 1-2 untuk ke-50 kali setelah mengunci posisi start baris terdepan di kualifikasi untuk rekor ke-63 kalinya. Balapan itu juga merupakan rekor finis dengan poin untuk ke-200 kalinya bagi Hamilton.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani