• News

  • Olahraga

Debut di Tunggal Putra, Murray Langsung Menyerah di Tangan Gasquet

Petenis Andy Murray.
ATP
Petenis Andy Murray.

CINCINNATI, NETRALNEWS.COM - Juara tiga kali Grand Slam Andy Murray langsung tersingkir di laga debutnya pada nomor tunggal putra. Menghadapi petenis Prancis, Richard Gasquet di turnamen Cincinnati Masters, Murray menyerah dua set langsung, 4-6,4-6, Selasa (13/8/2019) WIB.  

Usai laga, Murray mengaku baik-baik saja meski baru mulai kembali bermain tunggal usai tujuh bulan absen karena memulihkan paska cedera.

"Jujur saja, saya tak begitu tahu apa yang saya harapkan," kata Murray seperti dikutip ATP.

Murray merasa secara fisik dia baik-baik saja. "Tak ada masalah pada pinggul saya, ini hanya saya yang tak bisa menguasai bola," sambung dia merujuk cedera yang memaksanya harus dioperasi sehingga absen lama dari lapangan tenis.

Murray bermain ganda dalam dua bulan terakhir dengan menjuarai Queen's Club di London bersama Feliciano Lopez.

Tetapi Gasquet yang berusia 32 tahun dan juara Cincinnati 2008 serta 2011, terlalu tangguh untuk Murray yang kini berperingkat 324.

Forehand Murray menyangkut di net untuk memberi Gasquet sebuah match point yang sukses dikonversi menjadi kemenangan oleh petenis Prancis berperingkat 56 ini ketika pengembalian servis Murray melebar ke luar lapangan dalam pertandingan yang berlangsung selama 96 menit itu.

Murray menciptakan 20 pukulan winner namun melakukan 28 unforced error.

Pada laga lain, mantan juara US Open Marin Cilic tumbang 4-6, 7-6 (8/6) di tangan Radu Albot, sedangkan Sam Querrey menantang unggulan utama Novak Djokovic pada babak kedua setelah menghempaskan petenis Prancis Pierre-Hugues Herbert 7-6 (7/2), 7-6 (7/1).

Juara tujuh kali Cincinnati, Roger Federer, baru bermain pada babak kedua melawan wakil Argentina Juan Ignacio Londero yang mengalahkan petenis Italia Matteo Berrettini 7-6 (7/3), 6-3 pada babak pertama.

Pada nomor putri, petenis Amerika Serikat Venus Williams mencapai babak kedua setelah menang 7-5, 6-2 melawan rekan senegaranya Lauren Davis.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian