• News

  • Olahraga

Disampaikan Lewat Moeldoko, Jokowi Minta Audisi Umum Bulu Tangkis PB Djarum Diteruskan

Moeldoko ketika berkunjung ke GOR Djati Djarum, Kudus, Kamis (12/9/2019).
Moeldoko ketika berkunjung ke GOR Djati Djarum, Kudus, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden melalui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai apa yang dilakukan oleh PB Djarum adalah bagian dari program pendidikan karakter, membangun karakter untuk bekerja keras dan memiliki semangat pantang menyerah.

Karena PB Djarum tidak hanya fokus pada bulu tangkis saja, tapi juga tidak meninggalkan aspek pendidikan pada atletnya, sebab menyadari betapa pentingnya pendidikan formal itu bagi para atlet.

Ia juga menaruh harapan besar, PB Djarum akan tetap meneruskan audisi umum, bagi atlet pemula, sehingga prestasi Indonesia di dunia perbulutangkisan dapat dipertahankan.

Hal tersebut disampaikan Moeldoko ketika berkunjung ke GOR Djati Djarum, Kudus, Kamis (12/9/2019).

Dalam peninjauan tersebut Kastaf didampingi oleh Yan Harjadi, penasehat PB Djarum Yoppi Rosimin, Ketua PB Djarum, dan Hastomo Arbi, salah satu atlit senior yang merebut Piala Thomas 1984 asal PB Djarum.

Di hall of fame para legenda, Moeldoko melihat dengan saksama satu persatu atlet yang telah menjuarai berbagai kejuaraan tingkat dunia seperti All England, Piala Thomas, Piala Uber, Olimpiade dan beberapa kejuaraan bertaraf internasional lainnya. Diantaranya, Christian Hadinata, Liem Swie King, Ardy B Wiranata, Alan Budikusuma, dan Liliyana Natsir.

GOR Djati Djarum merupakan GOR terbesar se-Asia Tenggara, telah menghasilkan ratusan atlet profesional yang dididik sejak dini. Di sini para atlet yang lolos audisi digembleng untuk fisik, mental, dan taktik bertanding.

Mereka datang dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia, diantaranya Meulaboh, Padang, Tasikmalaya, Mojokerto, Balikpapan, dan Gowa. Tentu dengan latar belakang agama, suku yang berbeda, namun mereka memiliki satu tujuan yakni mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, melalui bukutangkis.

GOR yang berdiri 13 tahun lalu itu, dapat menampung 80 atlet yang merupakan bibit-bibit muda.

Dalam kesempatan ini, Moeldoko juga menemui perwakilan atlet muda PB Djarum berusia dibawah 20 tahun. Kastaf memberikan pesan agar bibit unggul Indonesia  tersebut harus bersemangat dan fokus terhadap satu tujuan yakni membawa Indonesia menjadi juara dunia.

"Kalian harus membayangkan bahwa kalian bisa melampaui prestasi para juara sebelumnya, meneruskan tradisi yang sudah ada yakni menjadi Indonesia juara dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Moeldoko memotivasi para atlit muda PB Djarum agar tidak pernah puas akan suatu prestasi yang didapatkan. "Begitu mendapatkan medali selesai, berkeinginanlah mendapatkan medali yang lain sehingga semangat akan terus tumbuh,” ucapnya.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan.H.P