• News

  • Olahraga

Positif Corona, Pangeran Charles Ternyata Fans Klub Burnley

Pangeran Charles.
Mirror
Pangeran Charles.

LONDON, NETRALNEWS.COM – Putra Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles dilaporkan terinfeksi virus corona ( Covid-19). Putra mahkota itu terkena virus yang pertama kali dari Wuhan itu pada usia 71 tahun.

Seperti dilansir dari CNN, Pangeran Charles hanya mengalami gejala ringan. Kepastian itu dikeluarkan dari pernyataan resmi kerajaan. Dalam keterangannya, Pangeran Charles sekarang dalam kondisi sehat.

" Pangeran Charles dites positif virus corona. Ia memperlihatkan gejala ringan, namun berada dalam kondisi sehat dan bekerja dari rumah dalam beberapa hari terakhir seperti biasa," bunyi pernyataan resmi Kerajaan. 

Sementara itu istrinya, Camilla, Duches of Cornwall, juga sudah dites dan dinyatakan negatif.

Pernyataan tersebut menambahkan sesuai dengan saran pemerintah dan medis, Pangeran Charles dan Camilia sekarang sedang dalam isolasi.

Pihak keluarga kerajaan belum bisa memastikan dari siapa Pangeran Charles tertular virus tersebut. Pasalnya, ia banyak bertemu orang dalam beberapa minggu terakhir.

Seperti diketahui, Pangeran Charles pernah secara terbuka mengungkapkan bahwa dia adalah salah satu fan klub Liga Inggris, Burnley FC. 

Pria 71 tahun itu mengungkapkan sebagai salah satu fan Burnley pada acara makan malam kerajaan di Kastil Windsor, 15 Februari 2012 silam.

Klub kemudian merespons pengakuan Sang Pangeran dengan mengirimkan tiket VIP selama satu musim dan memohon kepadanya untuk hadir di laga Burnley tersebut. Burnley saat ini masih bertahan di  Liga Premier Inggris.

Dikutip dari Lancashire Telegraph, Charles diketahui pernah datang ke markas Burnley selama empat kali dalam enam tahun hingga 2012. Namun, untuk kali pertama dia mengakui sebagai salah satu penggemar Burnley FC.

"Orang-orang kemudian merespons:' Burnley?' Oh iya karena Burnley telah melewati masa-masa yang menantang dan saya mencoba menemukan cara membantu meregenerasi dan memunculkan aspirasi serta kepercayaan diri."

"Yayasan amal saya telah bekerja di sini untuk menampilkan upaya dengan pendekatan terintegrasi yang pada akhirnya melahirkan manfaat [banyak orang]," ujarnya.

 

Editor : Widita Fembrian