• News

  • Opini

Viral Menu Makanan Kelas Bisnis Garuda Ditulis Tangan Dilaporkan ke Polisi

Birgaldo Sinaga
FB/Birgaldo Sinaga
Birgaldo Sinaga

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pesan persaudaraan, perdamaian, dan persatuan ini menggema begitu keras dalam dua hari terakhir ini.

Pertemuan penuh kehangatan antara Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto benar-benar menghangatkan kembali relasi persaudaraan, menghidupkan kembali senyum tawa kita sesama anak bangsa. Semua demi "Garuda". Kita akan semakin maju sebagai bangsa jika kita semuanya bersatu kembali.

Sayangnya, rasa bangga itu dicoreng sama kelakuan anak bangsa bernama Rius Vernandez. Kita sedang asyik bergandengan tangan bahu membahu membangun bangsa, Rius malah membuat geger dunia penerbangan kita.

Apa pasal?

Beberapa waktu lalu, Instagram Story Rius mampir ke timeline saya. Saya tertarik dengan informasinya. Saya melihat sebuah foto daftar menu kelas bisnis Garuda dengan tulisan tangan.

Rius Vernandez seorang youtuber yang punya acara travelling. Ia sering bepergian ke luar negeri menggunakan pesawat terbang. Ia sering mempromosikan kehebatan Singapore Airlines SQ. Dalam pesawat Rius memposting banyak hal. Daftar menu makanan misalnya. Atau juga kenyamanan dalam kabin.

Nah, dalam foto perjalanan Sydney Denpasar, Rius sebagai penumpang kelas bisnis (business class) tersebut mengaku disuguhi menu kertas dalam tulisan tangan di pesawat Garuda rute Sydney-Denpasar.

"Menu yang dibagiin tadi di Business Class @garuda.indonesia tadi dari Sydney-Denpasar. Menunya masih dalam proses percetakan pak," kata Rius.

Wah, spontan saya kaget. Lha menu di warung Mas Bambang penjual ayam penyet di bilangan Daan Mogot saja sudah keren. Pake foto print. Lha ini masa menu makanan Garuda Indonesia kelas bisnis lagi pake tulis tangan. Geli banget.

Tadi pagi spontan mau saya share kegelian ini. Tapi urung saya share. Untung saja saya googling siapa sih Rius Vernandes. Siapa sih ini orang. Benar gak fakta yang ditulisnya.

Yaelah gaess..!. Di media malah saya baca berita yang buruk tentangnya. Rius bakal dilaporin ke polisi oleh Sekjen DPP GMNI, Clance Teddy. Clance menduga Rius telah menyebar hoaks soal menu makanan Garuda Indonesia itu.

Selidik punya selidik, Rius ditengarai punya hubungan bisnis sama Singapore Airlines. Ada beberapa proyek terlibat. Juga menurut berita pacar Rius bekerja di SQ. Klop dah. Ada conflict interest. Ada motif gak tulus dan jujur dalam memberikan rekomendasi perjalanan. Pantes SQ direkomendasikannya keren banget.

VP Corporate Affairs Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan menyebut menu tersebut bukan kartu menu, melainkan catatan milik awak kabin. Menurut dia, buku menu di business class pesawat Garuda tidak seperti itu.

"Jadi di business class itu kita ada kartu menu, itu yang dishare tadi bukan kartu menu. Jadi itu mungkin catatan awak kabin," ujar Ikhsan kepada iNews.id, Minggu (14/7/2019).

Dia mempertanyakan motif si penumpang menggugah foto itu di media sosial. Padahal, catatan tersebut bukan konsumsi publik.

"Itu catatan bukan yang untuk di-share ke public. Penumpang kenapa mengambilnya untuk difoto? Seolah-olah itu menjadi sesuatu ya tanda kutip maksudnya apa gitu, kita pertanyakan juga," tuturnya.

Ikhsan pun memastikan Garuda Indonesia telah menyediakan kartu menu sesuai standar kelas bisnis.

Jujur aja memang kalo ada anak bangsa yang lahir, besar, makan, hidup di tanah air tapi berkelakuan menjelek2an negerinya sendiri bikin kita gregetan. Saya saja hampir percaya sama unggahan konyolnya itu. Untung saja saya gak kadung share foto menu makanan yang bikin saya tertawa geli.

Jika sudah begini, saya mendukung Clance melaporkan Rius ke polisi. Sekjen DPP GMNI, Clance Teddy mengatakan, Rius berpotensi melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), terutama pasal 27 ayat 3.

"Saya tak bisa tinggal diam melihat kelakuan Rius ini. Saya berencana melaporkan yang bersangkutan ke pihak kepolisian," kata dia melalui keterangan tertulis, Minggu (14/7/2019).

Agar berimbang saya posting klarifikasi dari Rius Fernandes. Saya juga bertanya pada Rius di IG. Saya menanyakan pada Rius di akun IG bahwa saya mencium ada konflik kepentingan antara SQ dan Garuda.

Dalam hal ini Rius punya beberapa proyek dengan SQ. Juga punya hubungan tunangan dengan pramugari SQ.

Andai Rius tidak ada relasi bisnis dengan SQ dan hubungan pribadi dengan karywan SQ tentu postingannya di IG itu bisa dianggap netral. Sehingga orang menduga Bro Rius mengendorse Singapore Airlines dengan bintang 5, sementara Garuda dicari kekurangannya untuk didiskreditkan.

"Apakah benar Bro?"

Pertanyaan saya itu belum dijawab Rius.

"Sorry Bro.. Untuk National Carrier Flag saya ada perasaan beda."

Kita lihat perkembangan masalah unggahan konyolnya ini.

Salam perjuangan penuh cinta

Penulis: Birgaldo Sinaga

Editor : Taat Ujianto