• News

  • Opini

Gubernur Anies Layak Mendapat Gelar ‘Pahlawan Besek‘

Ilustrasi pengrajin besek dan Gubernur Anies Baswedan
Netralnews/Istimewa
Ilustrasi pengrajin besek dan Gubernur Anies Baswedan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Keberadaan besek akhirnya naik daun. Para pengrajinnya pun bisa memperoleh penghasilan lebih dari biasanya, setidaknya dalam perayaan Idul Adha tahun ini. Bila besek konsisten digunakan, di masa mendatang pun, mereka bisa bernasib mujur.

Sebelumnya, pengrajin besek boleh dikatakan mengalami keterpurukan. Seingat penulis, besek masih berjaya ketika masyarakat Jawa Tengah menggunakannya untuk membungkus makanan kenduri saat ada hajatan keluarga.

Tahun-tahun terakhir, besek jarang digunakan karena sering diganti dengan perkakas plastik atau nasi boks atau nasi yang dibungkus kardus. Kerajinan besek kini menggeliat. Dan pemicunya adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dalam rangka mempersiapkan Hari Raya Idul Adha 1440 H, Gubernur Anies mengeluarkan Seruan Gubernur DKI No. 4 Tahun 2019 tentang Pemotongan Hewan Kurban Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1440H/2019.

"Kita ingin nanti Jakarta menjadi contoh. Dan kita paling tidak seperti tahun lalu (Hari Raya Idul Adha) berjalan dengan lancar. Insya Allah tahun ini juga berjalan dengan lancar," kata Anies dalam sambutannya di Ruang Serba Guna Masjid Jakarta Islamic Centre, Jakarta Utara, Selasa (30/7/2019) lalu, sembari menyerahkan besek secara simbolis.

Usai Gubernur Anies menyerukan hal itu, PD Pasar Jaya segera menambah jumlah pasokan besek bambu yang didistribusikan ke sejumlah pasar di Jakarta untuk wadah daging kurban karena permintaan yang tinggi dari masyarakat.

Sebelumnya, Pasar Jaya telah menyediakan sebanyak 20 ribu besek bambu yang disalurkan melalui 75 pasar tradisional dan 37 toko ritel di bawah Pasar Jaya.

"Itu tahap awal aja, setelah kami release banyak yang pesan dan alhamdulillah antusiasnya sangat baik. Kita sudah pesan 85 ribu (besek bambu) sampai dengan saat ini," kata Kepala Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita Dinanjar saat dihubungi di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Menurut Amanda, warga Jakarta saat sudah bisa mendapatkan besek bambu tersebut di sejumlah 112 titik pendistribusian yang disalurkan melalui 75 pasar tradisional dan 37 toko ritel di bawah Pasar Jaya.

Amanda juga menyebutkan bahwa masyarakat bisa mendapatkan satu besek bambu dengan harga Rp2.000. 

Dengan demikian, pendistribusian daging-daging kurban yang akan dibagikan pada Idul Adha 2019, dipastikan akan menggunakan besek yang terbuat dari bambu sebagai wadah yang lebih ramah lingkungan ketimbang menggunakan kemasan plastik sekali pakai.

Besek yang didatangkan oleh PD Pasar Jaya, sesuai pernyataan Amanda adalah berasal dari pelaku UMKM di berbagai daerah, seperti Tasikmalaya, Yogyakarta, hingga Tulungagung.

Artinya, pengrajin besek di Tasikmalaya, Yogyakarta, hingga Tulungagung, mendadak akan kecipratan rejeki, berkat adanya seruan Gubernur Anies. Dalam hal ini, Gubernur Anies pantas mendapat apresiasi sebagai “Pahlawan Besek”.

Editor : Taat Ujianto