• News

  • Opini

Kasus Ahok Lawan Manusia, Kini Lawan seperti Hantu, Mohon Doanya!

Alat tempur relawan yang disiapkan Birgaldo Sinaga untuk lawan pandemi virus corona
Facebook/Yosaphat Samar
Alat tempur relawan yang disiapkan Birgaldo Sinaga untuk lawan pandemi virus corona

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejak beberapa hari lalu saya keliling bertanya-tanya mencari APD. Yang paling susah itu masker dan hazmat suit.
Kesulitan lain mencari penyemprot desinfektan.

Hari ini apa yang saya cari itu hampir semuanya sudah lengkap. Tinggal hazmat suit yang belum. Esok mudah-mudahan dapat.

Besok, saya dan teman-teman saya akan terjun ke medan tempur. Berperang melawan Virus Corona. Berperang dengan musuh yang tidak kelihatan.

Saya ingat, terakhir saya terjun di Lombok dan Palu Donggala Sigi. Gempa meluluhlantakkan ketiga kabupaten itu.

Menjadi relawan kemanusiaan di daerah gempa itu tidak perlu nyali gede. Paling tidur ditenda digigit nyamuk. Paling sial, ya kena gempa susulan lalu kena longsor saat melewati tebing gunung.

Tapi bagaimana melawan musuh yang tak tampak? Ini seperti melawan hantu. Dia bisa melihat kita, kita tak bisa melihat dia. Tiba-tiba saja nempel di baju. Di tangan. Jika sudah begitu, bersiap saja semaput diterjang virus. Syukur-syukur sembuh, jika apes ya uwis rest in peace.

Saya pandangi alat-alat tempur ini. Dulu saya lawan manusia saat di sidang pengadilan Ahok. Dua bilah bambu kecil ada di kiri kanan jika terjadi bentrok. Paling apes kepala benjol, bengkak berdarah. Biasa saja.

Lha, ini virus jahanam yang tak tampak mata. Gimana melawannya?

Saya tarik nafas. Dokter Tirta seorang dokter aktivis kemanusiaan beberapa waktu lalu turun langsung menyemprot desinfektan di beberapa lokasi Jakarta. Kini ia mengabarkan ia seperti kena gejala Covid-19. Ia mengurung diri.

Kini negara memanggil kita. Ya, negara memanggil relawan untuk ikut berperang melawan Covid-19.

Baiklah. Saat ini, bukan waktunya lagi kita berdebat panjang soal virus sialan ini. Sekarang adalah saat yang terbaik membantu bangsa dan negara.

Setiap anak bangsa harus turun ketika dipanggil menolong kemanusiaan. Membela bangsa dan negaranya. Memang risikonya ya nyawa. Tapi biarkan itu urusan takdir Tuhan Yang Maha Kuasa. Urusan kita bekerja dengan safety first.

Teman-teman seperjuangan...,

Doakan dan beri dukungan untuk semua misi melawan Covid 19 ini.

Saya mohon doa dan dukungan dari semua anak bangsa semoga kami dan semua relawan kemanusiaan selamat dan baik-baik saja.

Terimakasih untuk semua doanya. Semoga Tuhan melindungi kita.

Salam perjuangan penuh cinta

Penulis: Birgaldo Sinaga

Editor : Taat Ujianto