• News

  • Otomotif

KTB Optimis Fighter Bisa Sukses di Pasar MDT

Varian Fighter yang baru saja dirilis akhir Januari 2019
NNC/Firman Qusnulyakin
Varian Fighter yang baru saja dirilis akhir Januari 2019

MEDAN, NNC - Amunisi anyar PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) ditributor Mitsubishi Fuso Indonesia, Mitsubishi Fuso Fighter bakal jadi andalan di segmen Medium Duty Truck (MDT).

PT KTB menjelaskan, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih detail soal peluang Fighter di pasar Indonsia karen baru saja diluncurkan di Sumatera dan di Januari 2019 baru dirilis secara nasional. KTB belum bisa mengukur dan buat patokan untuk menentukan strategi pasar.

“Fighter memang salah satu modal tambahan kami untuk meningkatkan share di kelas MDT,” ungkap Duljatmono, Direktur Sales dan Marketing PT KTB, Jumat (8/2/2019)..

“Secara bertahap sebenarnya tahun lalu sudah kami luncurkan di Sumatra, mulai kuartal keempat 2018. Dan waktu itu, baru lima varian yang kami siapkan, 4x2 itu 3 tipe dan 6x2 dan 6x4. Dan responsnya hingga akhir tahun, sudah 100 lebih,” imbuh pria yang akrab disapa Momon.

“Respons positif dari konsumen, membuat kami semakin yakin untuk mengedarkannya secara nasional. Sebab itu di Januari, kami pasarkan,” imbuhnya. 

Namun, Momon optimistis jika Fighter memang bisa sesukses seperti dua seniornya Fuso dan Canter. Meski tidak paparkan angka yang jelas soal target penjualan, Momon beri sinyal jika Fighter bakal bisa sukses di segmen MDT yang paling besar pasarnya. 

Dengan pertimbangan ini, rencana besar KTB menguasai lebih dari 35-40 persen pasar MDT pada tahun fiskal 2019. Kontribusi Fuso yang kian membesar dengan kehadiran Fighter, diharap bisa membuat KTB mendominasi pasar truk Nasional.

Penguasaan pasar hingga 50 persen pun jadi harapan yang sangat optimis. Pasalnya, pada 2018, mereka baru meraih 43,9 persen pangsa pasar. Jumlah ini merepresentasikan penjualan truk sebanyak 51.132 unit dalam tempo satu tahun. Di satu sisi, mereka memang sudah menjadi market leader untuk jenis kendaraan truk di Indonesia. Namun nampaknya, hal itu tak membuat KTB puas hingga akhirnya memutuskan distribusi besar-besaran pada Fuso Fighter.

Harga Fuso Fighter memang terbilang menarik. Ditawarkan mulai dari Rp 553 - 587 juta untuk varian 4x2, Rp 679 - 696 juta untuk 6x2 dan varian 6x4 di rentang Rp 784 - 805 juta. Sementara varian 6x4 Tractor Head dibanderol Rp 894 juta.

“Fighter dari segi spek, performa itu responsnya bagus. Kenapa kami pasarkan dulu di Sumut? Itu karena share kita di Sumatra kontribusinya cukup besar secara Nasional. Itu adalah indikator yang membuat kami bisa mengambil langkah, khususnya di kelas MDT. Rata-rata kurang lebih 75 unit perbulan penjualan Fuso Fighter dibukukan di Sumut,” jelas Momon.

Editor : Firman Qusnulyakin