• News

  • Otomotif

KTB Dukung Penuh Regulasi Pemerintah soal ODOL

FUSO Media Gathering di Ocha Bella Hotel Morrisey, Jakarta
Dok: KTB
FUSO Media Gathering di Ocha Bella Hotel Morrisey, Jakarta

JAKARTA, NNC - Distributor kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bakal bersikap tegas jika ada konsumen yang menyalahi aturan muatan dan dimensi atau over dimention over loading (ODOL).

"ODOL ini adalah aturan pemerintah yang sudah ditetapkan sebenarnya sudah lama. Jadi ini bagian yang harus kami ikut mendukung standar dari pemerintah," kata Duljatmono, Direktur Penjualan dan Marketing PT KTB di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Kondisi saat ini kendaraan truk yang melebihi kapasitas menyebabkan kerugian negara dan juga meningkatnya kecelakaan di jalan.

"Kalau sekarang umumnya masyarakat kita menggunkan kendaraan niaga khusunya truk dipakai overloading," paparnya.

"Nah, itu akan ditertibakan oleh pemerintah sehingga sesuai standar, karena memang ada aturannya baik sesuai jalan di Indonesia terkait keselamatan jalan oleh Kementerian Perhubungan," sambungnya.

Untuk mengantisipasinya, KTB menyelenggarakan program sosialisasi dan edukasi terkait regulasi ODOL.

"Oleh sebab itu kami memberikan training dan sosialisasi juga kepada pihak-pihak yang terlibat langsung kepada pembuatan karoseri," paparnya.

"Karena ini secara langsung dialah yang ikut menjadi bagian kosenterasi pemerintah di dalam penerapan standarisasi beban dan standardisasi ukuran," bebernya.

Untuk diketahui, Kemenhub telah membuat aturan yang sudah berlaku mulai 1 Agustus 2018.

Di mana menjelaskan penurunan barang pada kendaraan logistik dengan harapan menurunkan kecelakaan di jalan yang melibatkan truk overload.

Editor : Firman Qusnulyakin