• News

  • Otomotif

Kontribusi Bidang Pendidikan, MMKSI Buka Kelas Pertama Mitsubishi di Balai Latihan Kerja

MMKSI buka kelas pertama Mitsubishi di BBPLK Bandung
Dok: MMKSI
MMKSI buka kelas pertama Mitsubishi di BBPLK Bandung

BANDUNG, NETRALNEWS.COM - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali berkontribusi untuk Indonesia di bidang pendidikan. Kali ini, MMKSI hadirkan kelas Mitsubishi pertamanya di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung yang merupakan salah satu Lembaga yang menerima donasi Pajero Sport dalam Mitsubishi CSR Education Program (MEP) tahun 2019. 

Kelas ini ditujukan bagi siswa dari sekolah yang telah bekerja sama dengan MMKSI melalui program MEP maupun melalui Mitsubishi School Program (MSP). Dalam kerjasama ini, MMKSI dan BBPLK membuka 4 (empat) kelas Mitsubishi.

Selain para siswa yang akan mendapatkan training mengenai teknologi Mitsubishi, para guru juga akan menerima materi pembelajaran yang sama sehingga ilmu yang didapatkan dapat disampaikan secara luas kepada para murid dan tenaga pengajar di sekolah. 

Kerja sama ini dilakukan dalam rangka memperluas kesempatan bagi siswa SMK yang memiliki minat di bidang otomotif untuk mendapatkan ilmu mengenai teknologi Mitsubishi Motors

Sebagai kontribusi sosial untuk masyarakat Indonesia dan dalam upaya meningkatkan kualitas generasi penerus di Indonesia khususnya di industri otomotif, MMKSI menggelar program edukasi ini untuk berikan latihan kerja kepada siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar dapatkan mendapatkan informasi praktik terkait dengan teknologi Mitsubishi. 

"Ke depannya, kami harapkan para siswa dapat dengan mudah mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan untuk meraih masa depan mereka dan menjadi ahli di bidang otomotif,” ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI.

Kehadiran kelas Mitsubishi di pusat pelatihan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk dunia Pendidikan khususnya di bidang otomotif dan dapat membantu menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas.

 

Editor : Firman Qusnulyakin