• News

  • Otomotif

JK Nilai Mobil Listrik Solusi Kurangi Polusi Udara

Ilustrasi Mobil Listrik
Nawacita
Ilustrasi Mobil Listrik

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai jika mobil listrik bisa jadi salah satu solusi mengurangi polusi udara, olehnya Pemerintah akan segera menerbitkan regulasi berupa Peraturan Presiden (Perpres).

"Kalau kita lihat dunia ini, apalagi di Jakarta ini dianggap suatu kota yang paling tidak bersih udaranya, itu sebagian besar karena mobil. Oleh karena itu, dunia cenderung mengembangkan mobil listrik," kata Jusuf Kalla saat memberikan pidato kunci di "Mini Seminar Geopolitik Transformasi Energi" di Bimasena Lounge Dharmawangsa Jakarta, Rabu, (31/7/2019).

Untuk mempersiapkan penggunaan mobil listrik itu, Jusuf Kalla mengatakan perlu persiapan matang dalam menyediakan energi listrik sehingga pembangunan pembangkit energi terbarukan menjadi pilihan untuk dikembangkan.

Apabila dalam lima hingga 10 tahun jumlah mobil listrik mengalami peningkatan, maka energi listrik yang dibutuhkan juga mengalami peningkatan.

Jusuf Kalla memperhitungkan apabila energi listrik bisa dipakai selama 50 tahun, maka penyusutannya sekitar dua persen setiap tahunnya. Ditambah dengan peningkatan populasi dan pertumbuhan ekonomi, maka kebutuhan energi listrik pasti akan naik sedikitnya 14 persen.

"Oleh karena itu memang hubungan antara lingkungan dengan listrik itu sangat dekat. Maka, transformasi energi itu menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dicermati dan dilakukan bersama, secara policy, secara bisnis dan keperluan konsumen," jelas Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Wapres mengatakan draf peraturan presiden tentang mobil listrik sudah siap dan akan ditandatangani Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. Draf perpres tersebut masih dibahas mengenai penghitungan pajak, pemberian insentif bagi produsen serta upaya untuk menyeimbangkan penjualan produk lain.

 

Editor : Firman Qusnulyakin