• News

  • Otomotif

Luncurkan CMX500 Rebel, Honda Buka 10 ‘‘Big WIng‘‘

Peluncuruan Honda CMX500 Rebel (AHM)
Peluncuruan Honda CMX500 Rebel (AHM)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Agen pemegang merek, PT Astra Honda Motor (AHM) segarkan rilis Honda CMX500 Rebel dan segarkan sejumlah amunisi big bike.

Dibandingkan segmen lain seperti skuter matik (skutik), motor sport, atau motor bebek, penjualan big bike di Indonesia masih sangat minim. Untuk Honda, dari total penjualan 4.380.888 unit yang berhasil diraihnya pada 2016 lalu, kontribusi big bike hanya 236 unit.

AHM masih optimistis jika motor besar akan bisa berbicara banyak di masa mendatang. Karenanya, AHM getol menyiapkan jaringan Big Wing Honda yang merupakan showroom dan bengkel khusus untuk pemakai big bike Honda. Saat ini, jumlahnya sudah mencapai 10 Big Wing Honda yang tersebar di sembilan kota besar di Indonesia.

"AHM sudah membuka 10 Big Wing di sembilan kota. Ini merupakan pelayanan khusus bagi pemakai big bike Honda. Setelah kami rasa sudah cukup, barulah kami luncurkan produk big bike secara bertahap. Kami tidak ingin setelah mereka beli tidak dapat pelayanan yang memuaskan. Karena, kami mengerti pembeli big bike itu ingin pelayanan yang khusus, yang lebih personal," ujar Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman, di peluncuran Honda CMX500 Rebel, di Jakarta, Jumat (17/3/2017).‬

Meskipun penjualan big bike masih kecil, Johannes Loman sangat yakin ke depannya pasar big bike akan membesar, meski pun tak akan sebesar segmen lainnya.

Sebab, kata dia, kebutuhan masyarakat terhadap motor besar bukan sekedar untuk alat transportasi, tetapi juga untuk menunjang gaya hidup modern.

"Honda sebagai pemimpin pasar selalu berfikir untuk menghadirkan produk yang dibutuhkan konsumen. Di Amerika, model ini sangat populer. Saya juga yakin ke depannya pasar big bike akan besar, tapi memang besarnya itu bukan berarti sama dengan yang lain. Lima persen saja dari total pasar sudah bisa disebut besar," tutur Johannes yang baru saja ditunjuk sebagai Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Firman Qusnulyakin