• News

  • Pendidikan

Soal "Pribumi", Gus Imam Sarankan Anies Klarifikasi

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Imam Pituduh.
Netralnews/Martina Rosa
Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Imam Pituduh.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) Gus Imam Pituduh menanggapi pidato politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyinggung soal 'pribumi'. Menurut Gus Imam, pernyataan tersebut dinilai telah merusak persatuan dan kesatuan, sehingga dia menyarankan Anies melakukan klarifikasi.

Lebih lanjut Gus Imam menjelaskan, bahwa dalam ajaran Islam ada yang namanya tabayyun, yakni klarifikasi. Maka baginya, ketika ada pernyataan yang ramai dibicarakan sebaiknya harus diklarifikasi.

“Itu (kata ‘pribumi’) merusak persatuan dan kesatuan, harus diklarifikasi. Pemimpin jangan takut klarifikasi, nggak usah takut. Ngapain takut?. Biar tidak timbulkan perpecahan kalau seperti ini,” kata Gus Imam saat menjawab pertanyaan peserta kuliah umum yang mengusung tema “Memahami dan Menghargai Kebhinekaan” di SMAK Penabur Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Menurut Gus Imam, dalam ilmu komunikasi ketika ada suatu omongan yang terlontar akan terjadi multitafsir, bukan hanya memberi informasi tetapi juga bisa memiliki maksud propaganda. “Jadi kalau pemimpin nggak mau klarifikasi ya susah,” sambung dia.

Gus Imam mengusulkan Anies untuk mendatangi tokoh-tokoh terkait untuk memberi klarifikasi dan menjelaskan bahwa Pilkada telah berakhir.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?