• News

  • Pendidikan

Ini Penyebab Nilai UN SMA 2018 Turun Menurut Mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.
NNC/Martina Rosa
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

JAKARTA, NNC – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengakui adanya penurunan nilai Ujian Nasional (UN) SMA/sederajat 2018.

Menteri Muhadjir menilai bahwa kemampuan siswa sebenarnya tidak mengalami penurunan. Hanya saja, ada sejumlah faktor yang menyebabkan nilai UN SMA mengaalmi penurunan.

Kata Mendikbud, penurunan nilai ini terjadi terutama di sekolah yang semula menggunakan kertas kemudian ke komputer, namun tingkat integritasnya meningkat.

“Pertama, terkait instrumen yang diberlakukan yaitu Higher Order Thinking Skill (HOTS). Selain itu, penurunan nilai UN bisa jadi disebabkan karena perubahan UN Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) ke UN Berbasis Komputer (UNBK),” kata Mendikbud, dikutip dari akun resmi media sosial (medsos) Instagram Kemendikbud, kemendikbud_ri.

Lebih lanjut Mendikbud mengatakan bahwa skor yang mengalami penurunan adalah sekolah-sekolah yang tahun lalu memang tingkat integritasnya kurang baik. Namun, kata Mendikbud, sekolah-sekolah tersebut sudah menggunakan UNBK. “Untuk sekolah yang kemarin sudah menggunakan UNBK kecenderungan (integritas) naik,” pungkas Mendikbud.

Mengetahui hasil UN SMA menurun, Mendikbud juga akan mempertimbangkan apakah Ujian Nasional (UN) akan kembali menjadi syarat kelulusan siswa atau tidak. “Itu kita evaluasi nanti. Bisa saja (UN dipertimbangkan kembali jadi syarat kelulusan siswa),” kata Mendikbud.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang