• News

  • Pendidikan

Pengumuman Kelulusan SMP/MTS di Pekanbaru Diundur

Pengumuman kelulusan SMP/MTS di Pekanbaru diundur.
Smart Ekselensial Indonesia
Pengumuman kelulusan SMP/MTS di Pekanbaru diundur.

PEKANBARU, NNC - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menyampaikan pengumuman kelulusan pelajar Sekolah Menengah Pertama sederajat setempat diundur dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya Jumat (18/5/2018) menjadi 25 Mei mendatang.

"Pengumuman kelulusan tingkat SMP/MTs resmi diundur hingga tanggal 25 Mei," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal di Pekanbaru, Senin (21/5/2018).

Abdul Jamal menjelaskan alasan pengunduran jadwal ini dilakukan karena menyesuaikan adanya surat edaran dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Menurutnya mundurnya jadwal tersebut disebabkan karena molornya penyerahan hasil Ujian Nasional SMP/MTs dari tingkat pusat ke panitia tingkat provinsi.

"Adanya perubahan jadwal penyerahan hasil UN SMP dari pusat ke provinsi berdampak terhadap mundurnya jadwal pengumuman kelulusan di tingkat kabupaten dan kota. Tidak hanya di Riau namun ini terjadi di seluruh Indonesia," kata Abdul Jamal.

Untuk itu sebut Abdul Jamal, pihaknya meminta para orang tua bersabar dengan keterlambatan pengumuman tersebut.

Selain itu, Jamal juga mengimbau nanti saat pengumuman kelulusan untuk antisipasi terjadinya coret mencoret antarpelajar, pihaknya menginstruksikan siswa menggunakan seragam baju melayu.

"Makanya nanti kita minta sekolah agar menyampaikan ke siswanya agar menggunakan seragam baju Melayu untuk mencegah terjadinya aksi coret-coret," sarannya.

Sementara teknik pengumuman kelulusan para siswa, Disdik Pekanbaru menyerahkan sepenuhnya ke masing-masing sekolah baik melalui website ataupun mading sekolah.

"Tapi kita sarankan nanti pas pengumuman itu orang tua juga diundang, jadi biar yang melihat pengumuman kelulusan itu orang tua siswa," ujarnya lagi, melansir Antara.

Meri (33) salah satu orang tua siswa SMPN 13 Pekanbaru, mengaku baru tahu pengunduran kelulusan siswa dari salah satu guru yang kebetulan tinggal berdekatan dengan mereka. Pengunduran ini bagi mereka tidak masalah yang penting tak menggangu jadwal waktu pendaftaran ke sekolah lanjutan.

"Kami khawatir saja kalau-kalau nanti waktu pendaftaran siswa baru jadi sedikit, sehingga tak keburu mempersiapkan berkas anak-anak, apalagi ada libur Idul Fitri 1439 Hijriyah," ucapnya.

Perlu diketahui tahun ajaran 2017-2018 ini sebanyak 17.447 siswa tingkat SMP sederajat mengikuti Ujian Nasional, baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Dari jumlah tersebut, siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 11.728 sedangkan yang UNKP 5.719.

Sejauh ini situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) milik Disdik Pekanbaru belum mengumumkan proses pembukaan pendaftaran bagi siswa mulai dari SMP/MTs dan SMA/SMK.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya PPDB diperkirakan akan dimulai pada kisaran Juni 2018.

Editor : Lince Eppang