• News

  • Pendidikan

Kemendikbud: Perbaikan Proses Belajar Tak Bisa Dilakukan Secara Seragam

Ilustrasi proses belajar.
The Best Colleges
Ilustrasi proses belajar.

JAKARTA, NNC - Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) sekaligus Pelaksana tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt Dirjen GTK) Hamid Muhammad menyampaikan, perbaikan proses belajar tidak bisa dilakukan secara seragam. 

Menurut Hamid Muhammad, pelatihan guru perlu mengakomodir ragam kebutuhan tiap satuan pendidikan dan salah satunya berdasarkan hasil analisis Ujian Nasional (UN).

“Pelatihan guru yang seragam tidak akan efektif memperbaiki permasalahan yang beragam di masing-masing sekolah,” ujar Dirjen Hamid, dalam taklimat media hasil UN SMP tahun 2018, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (28/5/2018) 

Mendatang, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), lanjut Hamid, dapat lebih optimal dalam merancang model dan melaksanakan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan. Dinas Pendidikan perlu mendorong dan memfasilitasi tumbuh kembangnya atmosfer profesional di setiap MGMP dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) agar dapat menjadi wahana peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Adapun jumlah siswa peserta UNBK SMP tahun 2018 melonjak tajam dibandingkan tahun 2017. Sebanyak 1.977.027 (61,36%) peserta, sebelumnya hanya 1.136.739 (36,05%) peserta. Sementara itu, jumlah siswa peserta ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP) SMP menurun tajam dari 2.016.443 (63,95%) peserta di tahun 2017 menjadi 1.244.880 (38,64%) peserta di tahun 2018.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi menyampaikan bahwa penyelenggaraan UN tingkat SMP tahun ini berjalan baik dan lancar sesuai dengan POS yang ditetapkan. 

"Hasil pemantauan yang telah dilaksanakan di lapangan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip penyenggaraan UN baik Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) telah berjalan baik, manajemen waktu juga berjalan maksimal," jelas Bambang.

Ketua BSNP juga mengapresiasi praktik gotong royong dan berbagi sumber dalam pelaksanaan UNBK Tahun 2018. Peningkatan jumlah peserta UNBK merupakan bentuk konkret dukungan pemerintah daerah dan kerja sama yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian