• News

  • Pendidikan

Wakil Rektor IPB Beri Ucapan Selamat Atas Transformasi BSI Jadi Universitas

Warek Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB DR Drajad Martianto saat beri orasi ilmiah di BSI
Istimewa
Warek Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB DR Drajad Martianto saat beri orasi ilmiah di BSI

JAKARTA, NNC - Wakil Rektor Bidang (Warekbid) Pendidikan dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Ir. Drajad Martianto, M.Sc turut hadir memberikan orasi ilmiah pada Wisuda Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) ke-50 tahun 2018 di BSI Convention Center (BCC), Bekasi Utara, Jawa Barat.

Pada kesempatan ini, Warekbid Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB mengucapkan selamat untuk UBSI setelah berhasil bertransformasi menjadi Universitas.

“Saya mengucapkan selamat kepada BSI, yang tadinya saya kira hanya sebuah Sekolah Tinggi dan tempat kursus, sekarang sudah menjadi Universitas. Selamat untuk UBSI, saya berharap perubahan nama ini tentu akan membawa kebaikan, baik bagi Yayasan, bagi BSI sendiri tentu untuk dosen dan mahasiswanya,” kata Drajad.

Lanjutnya, ketika mendengar tiga nama Perguruan Tinggi, ia memiliki harapan besar pada BSI. Jika menurut Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 3 nama Perguruan Tinggi yang saat ini memiliki peringkat tertinggi yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) tiga huruf, Universitas Gadjah Mada (UGM) tiga huruf dan Institut Pertanian Bogor (IPB) juga tiga huruf. 

Tidak menutup kemungkinan BSI kedepannya akan sejajar bahkan mengunggulinya tiga Perguruan Tinggi tersebut.

“Namun tantangan yang didapat UBSI makin berat dalam mencetak lulusan agar tetap menjadi bagian yang penting dalam membangun Indonesia,” ujar Drajad.

Tantangan yang perlu diketahui yakni tantangan ketenagakerjaan, Perguruan Tinggi bukan hanya merujuk mahasiswanya menjadi job seeker, melainkan juga sebagai job creator. UBSI saat ini sudah memiliki BSI Entrepreneur Center (BEC).

Menurutnya, ini merupakan langkah awal yang baik untuk menyiapkan lulusan UBSI menjadi  job creator yang nantinya sudah siap dalam menjalani karir. 

Setiap Perguruan Tinggi harus siap dalam mengubah mindset lulusannya sebagai job creator, karena pertumbuhan lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sebanding dengan banyaknya lulusan dari pendidikan tinggi.

“Sesuai riset Harvard University faktor sukses dalam pekerjaan itu lebih besar prosentasenya pada soft skill, yakni 85 persen untuk soft skill dan technical skill 15 persen. Sampai saat ini, kalian baru sukses dalam kelulusan pendidikan tinggi. Kedepannya tantangan yang lebih berat akan menanti kalian di depan sana,” ujarnya.

Diakhir orasi ilmiahnya, ia membagikan 10 faktor sukses bagi wisudawan UBSI, antara lain jujur, disiplin, good interpersonal skill, dukungan dari pasangan hidup, bekerja lebih keras dari yang lain, mencintai apa yang dikerjakan, kepemimpinan yang baik dan kuat, semangat dan berkepribadian kompetitif, pengelolaan kehidupan yang baik serta kemampuan menjual gagasan produk.

Editor : Firman Qusnulyakin