• News

  • Pendidikan

Sekolah Indonesia Cepat Tanggap Bangun Ekosistem Belajar Menyenangkan

Sekolah Indonesia Cepat Tanggap bangun ekosistem belajar menyenangkan.
Futurearc
Sekolah Indonesia Cepat Tanggap bangun ekosistem belajar menyenangkan.

DEPOK, NETRALNEWS.COM - Sekolah Indonesia Cepat Tanggap raih penghargaan “FuturArc Green Leadership Award 2019” tingkat Asia Kategori Institusi.

Penghargaan The FuturArc Green Leadership Award diberikan sejak tahun 2009 oleh BCI Group of Companies untuk proyek-proyek di Asia yang inovatif dan memberikan kontribusi secara ekologi.

Guru Besar arsitektur di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Paramita Atmodiwirjo yang merupakan salah satu anggota dari tim perancangan Sekolah Indonesia mengatakan, inisiatif Sekolah Indonesia Cepat Tanggap tidaklah semata-mata sekedar membangun fisik sekolah, namun membangun ekosistem belajar yang menyenangkan untuk anak Indonesia.

"Rancangan sekolah ini sangat berbeda dari susunan tipikal sekolah yang umumnya berupa deretan ruang-ruang kelas yang monoton. Sekolah Indonesia memiliki unit-unit ruang kelas yang terintegrasi dengan unit-unit ruang terbuka dan lansekap yang ditata secara seksama, untuk mewadahi kegiatan belajar yang bervariasi di dalam maupun di luar ruangan," kata Paramita, Kamis (30/5/2019).

Keunggulan dari proyek Sekolah Indonesia Cepat Tanggap, sebagaimana dikemukakan oleh para juri FuturArc Green Leadership Award, terletak pada kepekaan dalam menggunakan material yang sederhana dan murah untuk menghasilkan rancangan arsitektur yang elegan. Desain modular mampu menawarkan tidak hanya kecepatan konstruksi namun juga merupakan upaya melakukan upgrade terhadap kualitas lingkungan pembelajaran.

Sistem modular yang ditawarkan terdiri dari unit-unit: unit ruang kelas, unit selasar, unit ruang transisi, unit jamban dan unit tribun.

Komponen penyusun unit-unit ini dirancang berdasarkan ketersediaan material di lokasi pembangunan. Ukuran dan bentuk geometri dari material-material yang tersedia kemudian menjadi basis dalam mendesain tiap-tiap unit, sehingga dapat mempercepat proses pembangunan dan meminimalkan sisa material.

Unit-unit yang ada dapat dikonfigurasi secara fleksibel dengan sistem plug and play menjadi kesatuan desain bangunan sekolah yang memenuhi berbagai kriteria ruang yang sesuai untuk anak-anak.

Sekolah Indonesia Cepat Tanggap didesain dan dibangun oleh FTUI, Klaster Perancangan Departemen Arsitektur FTUI, Ikatan Alumni FTUI (ILUNI FTUI), Ikatan Alumni Arsitektur FTUI (ILUNIArsUI) dan FUSI Foundation serta bekerja sama dengan BFI Finance dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati PLN (PIKK PLN) sebagai donatur utama di Desa Kerandangan, Senggigi, Lombok Barat.

Kriteria dalam pemberian penghargaan meliputi: resilience, wellness, embeddedness, ecosystems, replicability.

Penilaian dilakukan oleh para juri yang merupakan ahli di bidang arsitektur, terutama green architecture; antara lain: Dr. Nirmal Kishnani (National University of Singapore), Dr. Jalel Sager (University of California, Berkeley, USA) dan Ada Fung (salah satu director Hong Kong Green Building Council).

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?