• News

  • Pendidikan

UI Luncurkan ‘Habibie Institute for Public Policy and Governance‘

BJ Habibie saat menyampaikan Orasi Ilmiah didampingi oleh Ketua Dewan Pengurus Habibie Center Sofian Effendi dan Dekan FIA UI Eko Prasojo.
Humas UI
BJ Habibie saat menyampaikan Orasi Ilmiah didampingi oleh Ketua Dewan Pengurus Habibie Center Sofian Effendi dan Dekan FIA UI Eko Prasojo.

DEPOK, NETRALNEWS.COM - Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) berkolaborasi dengan The Habibie Center meluncurkan Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG). Presiden ke-3 Prof Dr -Ing H BJ Habibie hadir dalam peresmian HIPPG sekaligus memberikan Orasi Ilmiah berkenaan dengan Demokrasi, Pembangunan, dan Governansi di Indonesia.

Inisiasi FIA UI membentuk HIPPG diharapkan dapat mendukung Pemerintahan Indonesia di dalam menguatkan tata kelola pemerintah yang demokratis.

Rektor UI Muhammad Anis menuturkan, pembentukan HIPPG merupakan bentuk kontribusi FIA UI terhadap keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan Indonesia.Terekam dalam catatan sejarah, Presiden ke-3 BJ Habibie mewujudnyatakan transformasi tatanan politik dan tata kelola pemerintahan melalui berbagai produk peraturan perundangan, seperti, UU. 2/1999 Partai Politik; UU. 3/1999 Pemilu; paket undang-undang desentralisasi pemerintahan tahun 1999, dan UU. 28/1999 Penyelenggaraan Negara yang Bebas KKN. 

"Berbagai kebijakan strategis nasional tersebut adalah tonggak bagi demokrasi dan governansi serta pembangunan Indonesia selanjutnya," kata Prof Anis, seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/6/2019).

Peluncuran HIPPG yang dilakukan di Balai Sidang UI, kampus Depok ini dihadiri pula oleh Dekan FIA UI Eko Prasojo, serta Ketua Dewan Pengurus Habibie Center Sofian Effendi. Acara ini juga bertepatan dengan ulang tahun BJ Habibie.

Latar belakang pendirian HIPPG adalah untuk menjawab tantangan bangsa berkenaan dengan pembentukan tata kelola pemerintahan Indonesia. Meski beberapa kebijakan inovatif telah dikukuhkan, namun pekerjaan rumah belum selesai, diantaranya, perubahan lingkungan strategis yang dinamis; rendahnya kualitas kepemimpinan; kebijakan publik yang tidak adaptif; rendahnya akuntabilitas tata kelola pemerintahan; dan rendahnya kualitas layanan publik merupakan tantangan besar bagi terwujudnya pemerintahan yang demokratis sesuai cita-cita reformasi Indonesia. 

Untuk itu, FIA UI berinisiasi membentuk sebuah lembaga yang fokus mengasistensi penguatan tata kelola pemerintahan demokratis. HIPPG memiliki peran sentral  untuk (1) memproduksi pengetahuan untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan tata kelola pemerintahan; (2) advokasi kebijakan; (3) sebagai poros pengetahuan dalam proses kebijakan dan tata kelola pemerintahan; (4) melatih dan memberikan asistensi bagi pembuat kebijakan dan analis kebijakan.

 Berbagai kegiatan ini bertujuan memperkuat kebijakan berbasis bukti (Evidence based Policy), menjembatani produksi pengetahuan untuk kebijakan dan memperkuat kapabilitas pembuat kebijakan. Diharapkan inisiatif ini semakin memperkuat peran FIA UI di dalam mengembangkan ilmu studi administrasi, kebijakan serta tata kelola stratejik untuk kepentingan pembangunan bangsa.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli