• News

  • Pendidikan

Penuhi Permintaan Dunia Kerja, UBSI Cimone Gelar Sertifikasi bagi Mahasiswa

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cimone kembali menggelar sertifikasi dibidang akuntansi untuk mahasiswa.
Istimewa
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cimone kembali menggelar sertifikasi dibidang akuntansi untuk mahasiswa.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Demi memenuhi permintaan dunia kerja terhadap lulusan Sistem Informasi Akuntansi yang memiliki kompetensi dibidang akuntansi, Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika ( UBSI) kampus Cimone kembali menggelar sertifikasi dibidang akuntansi untuk mahasiswa.

Kegiatan itu dilangsungkan bagi mahasiswa yang masih berada di semester dua. Sertifikasi diselenggarakan di UBSI kampus Cimone Jl. Gatot Soebroto Blok B No.8 Cimone, Senin (29/7/2019).

Adi Supriyatna selaku Kepala Program Sistem Informasi Akuntansi UBSI menjelaskan, sertifikasi ini merupakan sertifikasi dibidang akuntansi yakni sertifikasi Zahir Accounting, bekerja sama dengan PT. Zahir Internasional.

“Seiring permintaan dunia kerja terhadap lulusan Sistem Informasi Akuntansi yang memiliki kompetensi dibidang akuntansi, dan lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki sertifikat selain Ijazah. Maka program studi  sistem informasi akuntansi secara rutin menyelenggrakana sertifikasi seperti ini,” papar Adi.

Selain itu Hardiyan selaku kepala kampus UBSI kampus Cimone mengungkapkan bahwa kegiatan sertifikasi ini di ikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi semester dua di UBSI kampus Cimone. Dengan didampingi oleh Sifa Fauziah salah seorang Dosen Program Studi Sistem Informasi Akuntansi dan perwakilan dari PT. Zahir Internasional yakni Irawan.

“Karena UBSI bekerja sama dengan PT. Zahir Internasional, maka dari itu penilaian dilakukan oleh perwakilan PT. Zahir Internasional yang didampingi oleh salah satu Dosen Program Studi Sistem Informasi di UBSI kampus Cimone,” jelas Hardiyan.

Lebih lanjut Hardiyan mengatakan bahwa sertifikasi dibuka dengan sambutan dan pemamparan mengenai teknis pelaksanaan ujian sertifikasi ini oleh Irawan.

“Sertifikasi ini dibagi menjadi dua sesi, antara lain sesi pertama adalah ujian offline di mana mahasiswa mengerjakan soal studi kasus yang langsung diimplementasikan ke dalam software Zahir selama 120 menit. Sedangkan untuk sesi kedua peserta diminta untuk mengerjakan ujian online di mana peserta mengerjakan soal-soal melalaui aplikasi mobile Zahir,” kata Irawan.

Dengan terselenggaranya sertifikasi ini Hardiyan berharap peserta mendapatkan hasil yang terbaik dalam uji sertifikasi Zahir ini, dan sertifikat yang didapat bermanfaat untuk pengalaman mahasiswa pada karirnya di masa depan.

 

Editor : Widita Fembrian