• News

  • Pendidikan

Inovasi UI Ini Mampu Kurangi Bau Helm hingga Sampah Menyengat

Tim Pengmas UI dengan Pengelola Pasar Minggu
Istimewa
Tim Pengmas UI dengan Pengelola Pasar Minggu

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) memiliki sebuah inovasi bernama Ramambu.

Ramambu merupakan sebuah inovasi terbaru dari Tim Inkubator Bisnis FMIPA UI yang dapat menghilangkan bau serta laten penyakit pada sampah.

Retno Lestasi yang merupakan dosen FMIPA UI mengajak para mahasiswa serta menggandeng Yayasan Pandu Cendekia, UKM Pramuka UI dan didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI (DRPM UI) untuk mengenalkan Ramambu kepada masyarakat.

Ramambu merupakan sebuah inovasi mahasiswa FMIPA UI yang terdiri atas Aulia Brellian Pratama, Arfan Fauzi Soffan, Rabbil Pratama Aji dan Deti Purwanti.

Ramambu terdiri atas bahan-bahan semi organik untuk menghilangkan bau pada sampah, seperti eter sulfat, tripolyphosphate, Na2CO3 dan beberapa bahan lainnya.

"Secara bahasa, Ramambu berasal dari bahasa Jawa, yaitu Ora yang berarti tidak dan Mambu yang berarti bau tak sedap. Ramambu diharapkan dapat menjadi produk ramah lingkungan yang membuat lingkungan menjadi lebih nyaman," kata Retno, seperti dalam keterangan tertulis pada Netralnews, Senin (12/8/2019).

Produk Ramambu terdiri atas dua bentuk yaitu bubuk dan larutan dalam botol semprot. Ramambu dalam bentuk bubuk digunakan untuk menghilangkan bau sampah yang jumlahnya besar. Cara penggunaannya cukup ditaburkan pada permukaan sampah, lalu bau sampah akan berkurang.

Selain itu,terdapat kemasan berupa botol semprot. Ramambu dengan kemasan botol semprot ini didesain untuk mudah dibawa. Kegunaan Ramambu botol semprot 10 ml juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap dari sepatu, helm, maupun jaket.

Aulia Brellian sebagai perwakilan mahasiswa melakukan presentasi singkat mengenai manfaat cara pakai Ramambu dan cara memilah sampah di saat sempat memberi penyuluhan pada warga RW 10 Kelurahan Pasar Minggu.

Tim Pengmas FMIPA UI juga membawa contoh produk Ramambu untuk didemokan serta dibagikan secara gratis kepada warga sekitar. Setelah itu diadakan pula wawancara singkat untuk mengetahui antusiasme masyarakat serta manfaat dari program ini.

"Kalo bisa dicoba di daerah lain juga neng, jalan arah ke Depok ada tempat penampungan yang sampahnya sudah sangat banyak namun belum diangkat. Kita lewat saja, baunya kecium banget” ujar Maryanah, ibu muda dengan satu anak.

Usai penyuluhan, Tim Pengmas melakukan kunjungan langsung ke Pasar Minggu dengan keadaan yang masih ramai dipenuhi banyak penjual dan pembeli. Tim melakukan demonstrasi untuk mencoba produk Ramambu dalam bentuk bubuk ke tumpukan sampah dan selokan yang berbau sangat menyengat.

Tim juga melakukan demonstrasi produk Ramambu kemasan botol semprot kepada bapak ojek untuk dicobakan ke helm. Terbukti bahwa pada sampah, selokan, maupun helm dapat berkurang dengan produk Ramambu.
 
Diharapkan aksi nyata yang dilakukan Tim Pengmas FMIPA UI dapat menjadi solusi atas permasalahan bau sampah dan laten penyakit pada sampah, sehingga dapat membuat nyaman lingkungan.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya