• News

  • Pendidikan

Polman Astra Lulusan 174 Ahli Madya Unggul

 Polman Astra lulusan 174 ahli madya unggul.
Dok: Astra
Polman Astra lulusan 174 ahli madya unggul.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politeknik Manufaktur Astra(Polman Astra) pada hari ini mengadakan Wisuda ke XX di Jakarta (14/10). Sebanyak 174 mahasiswa angkatan 2016 lulus sebagai Ahli Madya yang berasal dari 12 provinsi.
 
Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T mengapresiasi kontribusi Polman Astra dalam melaksanakan Tri-Dharma perguruan tinggi dan berpesan kepada wisudawan untuk siap menghadapi Era Society 5.0 yaitu era konseptual.

“Hal yang sangat mendasar yang perlu dimiliki di lingkungan kerja sesungguhnya dan juga di tengah-tengah masyarakat adalah ide, kreativitas dan inovasi yang tentunya dapat dicapai dengan prinsip belajar sepanjang hidup,” tutur Samsuri dalam siaran persnya, Selasa (15/10/2019).

Direktur Polman Astra Tony Harley Silalahi, mengajak para wisudawan untuk siap menghadapi dinamika industri yang semakin menantang.

“Menjadi seorang pembelajar menjadi sangat penting karena teknologi terus berubah di era digital ini. Apa yang hari ini kalian pelajari bisa saja menjadi tidak relevan karena perubahan teknologi.”
 
Ketua Dewan Pembina YABI Johannes Loman dalam sambutannya mengajak seluruh sivitas akademika Polman Astra untuk berkontribusi agar Astra dapat mencapai tujuannya menjadi “Pride of the Nation”.

Program Beasiswa
Hampir 80% dari 174 wisudawan merupakan penerima beasiswa dari berbagai instansi. Sejumlah 31,38% atau 59 mahasiswa menerima beasiswa dari YABI berupa pembebasan biaya kuliah dan pemberian uang saku.

Komitmen Grup Astra dalam mewujudkan pendidikan tinggi vokasi berkualitas tinggi diwujudkan dalam implementasi kurikulum pembelajaran pendidikan tinggi vokasi salah satunya program lewat magang di Industri Astra. Tahun ini magang mahasiswa tersebar di 23 perusahaan Grup Astra dan 1 UKM binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dan 1 Yayasan. 

Selama magang mahasiswa mengimplementasikan teknologi dan rekayasa teknik yang memberi manfaat bagi industri dan dihitung sebagai Net Quality Income (NQI) dengan mendapatkan pengakuan dan persetujuan dari mentor industri. Pada tahun 2019 ini NQI proyek mahasiswa lebih dari Rp130 miliar.

 

Editor : Sulha Handayani