• News

  • Pendidikan

Kabupaten Sidrap Terapkan Gerakan 15 Menit Membaca Sebelum Belajar

Membaca (swecablogspot.com)
Membaca (swecablogspot.com)

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Membaca merupakan salah satu aktivitas komunikasi yang paling sering manusia lakukan sehari-hari. Melalui aktivitas membaca juga membuat orang mengetahui segala informasi dan pengetahuan segala ilmu yang ada. Terlebih saat ini kegiatan membaca dipermudah dengan kemajuan teknologi beserta medianya.

Tetapi interaksi membaca buku juga dinilai masih diperlukan, terutama bagi anak-anak yang masih membutuhkan bimbingan dan dorongan dari para guru dan orang tua mereka. Salah satunya seperti perlakuan baca yang dilakukan oleh SDN 1 Allakuang. Yakni perlakuan membaca mandiri, terbimbing dan bersama.

“Ada perlakuan cara baca yang dilakukan di sekolah kami, yakni membaca mandiri, yaitu membaca lancar dalam satu waktu, membaca terbimbing yakni proses membaca dengan dibimbing guru dan orang tua bagi siswa yang tidak bisa membaca atau masih mengeja. Selain itu adalah membaca bersama dan hening,” ujar Kepala Sekolah SDN 1 Allakuang Sidrap, Sulawesi Selatan, Muhammad Basri, Rabu (12/10/2016).

Selain itu, setiap Sabtu guru-guru mengajak siswa untuk ditempatkan  di Taman Baca. Para siswa terutama yang masih dalam poses membaca terbimbing dikenali juga dengan kosa kata dan tanda baca. Siswa yang melakukan membaca terbimbing jumlahnya juga tsudah idak banyak, maksimal hanya 7 orang dan perlakuan membaca yag paling banyak yakni perlakuan membaca mandiri.

“Setelah membaca selama 15 menit, mereka dapat menuliskan catatan singkat yang dimasukan dalam kotak baca selama empat hari, yakni Senin hingga Kamis. Kemudian hasil tulisan tersebut dimasukkan dalam kotak sebagai tabungan, jadi bukan hanya uang saja yang ditabung tapi juga catatan ringkasannya,” tambah Basri.

Setelah itu hasil membaca anak juga diharagai dengan pemberian penghargaan seperti sertifikat juga piala bagi siswa yang rajin mmbaca di sekolahnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang