• News

  • Pendidikan

Ini Dampak Mendongeng bagi Perkembangan Anak

Membaca buku (shm.org)
Membaca buku (shm.org)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan, budaya mendongeng selain membangun kedekatan serta komunikasi, juga dapat memberikan dampak yang baik untuk generasi muda.

Dongeng sebagai salah satu jenis cerita merupakan peninggalan berharga dari nenek moyang kita. Budaya bertutur adalah salah satu kebudayaan tertua yang mengakar di Indonesia. Begitu banyak cerita rakyat yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, yang menjadi harta karun yang patut diapresiasi dan dilestarikan.
 
Terlebih lagi, kegiatan mendongeng dipercaya memiliki pengaruh yang sangat baik bagi perkembangan anak dan keharmonisan keluarga.

Melalui dongeng, anak bisa mendapatkan suatu bentuk pembelajaran tanpa merasa digurui. Bahkan dengan secara berkala mendengarkan dongeng, kemampuan bahasa dan literasi anak dapat berkembang dengan sangat baik.

"Budaya bertutur inilah yang sudah diperkenalkan para orang tua kita dan sudah selayaknya kita sebagai masyarakat Indonesia, memberikan perhatian lebih dengan dicanangkannya Hari Dongeng Nasional, sekaligus sebagai penghormatan terhadap bapak dongeng Indonesia yang sudah berjasa besar bagi perkembangan anak-anak Indonesia melalui beragam karya beliau, yakni Pak Raden," papar Humas Kemendikbud, seperti dikutip dari laman Kemendikbud, Senin (28/11/2016).

Untuk diketahui, Hari Dongeng Nasional dideklrasikan pada 28 November oleh para penggiat dongeng yang berkumpul dalam sebuah Forum Dongeng Nasional. 28 November merupakan hari lahir seniman Indonesia, Suyadi, yang menciptakan sandiwara boneka, Si Unyil. Tokoh antagonis dalam sandiwara boneka tersebut, yakni Pak Raden, melegenda hingga saat ini.

Penggiat dongeng meyakini bahwa sudah saatnya dongeng perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar dari seluruh masyarakat Indonesia. Sebuah Hari Peringatan dirasakan dapat berfungsi sebagai pengingat atas kebaikan yang dongeng bawa dalam kehidupan masyarakat.

"Hari ulang tahun Pak Raden dirasa sangat tepat untuk disandingkan dengan dongeng, karena seluruh hidup beliau pun memang tidak pernah lepas dari dunia hikayat," jelas Humas Kemendikbud.

Editor : Lince Eppang