• News

  • Pendidikan

Kemendikbud Kecewa Jalan Berbatu Situs Liyangan Dicor Pemda

Situs Liyangan (Semarangpos)
Situs Liyangan (Semarangpos)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harry Winarto, kecewa jalan berbatu di situs Liyangan, Desa Purbosari, Temanggung, Jawa Tengah, dicor oleh pemerintah daerah setempat.

Padahal, jalan berbatu di situs itu merupakan keunikan tersendiri karena ada kesinambungan tradisi budaya dan infrastruktur pada masyarakat saat ini dengan nenek moyangnya. Rencananya, pemerintah akan menjadikan situs Liyangan sebagai cagar budaya nasional dan di 2017 ditargetkan situs ini masuk dalam database UNESCO.

"Kami kecewa jalan batu di desa dicor oleh pemda, karena itu sebenarnya sebuah keunikan tersendiri di Liyangan. Jangan sampai pembangunan di daerah atas Liyangan tanpa masterplan," katanya.

Ia mengatakan dengan mengetahui dan memahami tradisi dan budaya di masyarakat diharapkan jangan sampai terjadi salah urus dan salah manajemen dalam pembangunan di Liyangan, salah urus itu seperti menghapus tradisi budaya dan infrastruktur peninggalan, padahal harusnya dilestarikan dan dimunculkan kembali.

Ia menuturkan masterplan yang ditawarkan baru berupa draf yang memerlukan masukan dari pemerintah daerah serta pemangku kepentingan agar ke depan menjadi sesuai yang diinginkan masyarakat dan pemerintah. Master plan ini untuk 15 tahun kedepan.

"Masukan diperlukan sebelum ditetapkan, yang nanti dijadikan pedoman bersama dalam pengembangan dan pelestarian Situs Liyangan," katanya.

Sekretaris Daerah Setda Temanggung, Bambang Arochman mengatakan masterplan yang disusun diharapkan untuk melihat akhir dari perjalanan panjang Situs Liyangan.

"Masterplan perlu agar tidak salah urus, ada kesamaan dalam persepsi dan tujuan yang sama dalam pelestarian situs tersebut," katanya.

Editor : Lince Eppang
Sumber : Antara