• News

  • Pendidikan

FSGI Berharap Dapat Berdialog dengan Wapres Terkait Moratorium UN

Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti menegaskan perlunya moratorium UN (Martina Rosa)
Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti menegaskan perlunya moratorium UN (Martina Rosa)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengaku ingin berdialog dengan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengenai moratorium Ujian Nasional.

Sebelumnya, Wapres JK menegaskan penolakan terhadap usulan moratorium UN yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

"Sebenarnya kami ingin bertemu dan berdialog dengan Wakil Presiden, karena saya dan teman-teman (FSGI) berpikir, jangan-jangan sebenarnya kita tidak tahu juga pikiran utama Jusuf Kalla," ujar Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti, usai bertemu dengan Tim Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis Theresia Sembiring di Kantor Kepala Staf Presiden (KSP), Kamis (15/12/2016).

Untuk diketahui, FSGI mendukung rencana Mendikbud Muhadjir melakukan moratorium UN. Pasalnya, mereka beranggapan selama 10 tahun berjalannya Ujian Nasional (UN) sebagai penentu kelulusan dinilai tidak mampu mendongkrak kualitas pendidikan di Indonesia.

Langkah selanjutnya yang akan FSGI tempuh adalah bertemu dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan juga meminta dukungan secara resmi kepada Komisi X DPR, setelah sebelumnya FSGI telah melakukan konferensi pers moratorium UN di 11 Provinsi di Indonesia dan bertemu dengan Mendikbud Muhadjir Effendy.

"Barang kali kalau Wapres ada keluangan waktu bisa ketemu. Kami juga inginnya ada dialog dengan Presiden, ya paling tidak sampai ke Sekretaris Negara lah," ujar Retno didampingi Dewan Pengawas FSGI sekaligus pakar pelatihan guru Itje Chodidjah.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang